After That Sun

After That Sun

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 10, 2019
"Kau tahu, kisah kita termasuk hal yang mustahil untuk di tempuh. Jadi biarkan aku bertanya, kenapa kau mau bersamaku?" Tanyanya dengan wajah penuh keingintahuan. "Pertanyaanmu terlalu mudah. Bahkan sejak awal kau tersenyum padaku, aku sudah mengetahuinya" "Mengetahui apa?" Tanya nya sekali lagi Dengan perlahan Arga mendekat lalu, "Aku tahu kau milikku bahkan sejak kita masih menjadi seorang yang asing." Bisiknya membuat jantung Rose berpacu lebih cepat dari biasanya. ------------------------------------------------------------------------ Mereka memang pasangan yang "mustahil" di tempuh kisah nya, terlalu banyak persoalan rumit yang bersumber dari masa lalu tapi pada akhirnya mereka tetap melewati batas yang di sebut mustahil itu. Jodoh tak ada yang tahu bukan?
All Rights Reserved
#275
past
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Balik Kacamata [END]
  • Sexy Daddy
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Ex or New? [REVISI]
  • Pria As-Syams(END)✅
  • Dreams Come True [END]
  • Perfect Love
  • My Little Monster - Completed

Hidup di perantauan, jauh dari keluarga, jauh dari rumah, selalu merasa sendiri meskipun ada banyak orang di kota metropolitan yang hampir sama padatnya dengan ibu kota. Perjalanan hidup yang tak mudah, apalagi bagi wanita yang sudah berusia lebih dari seperempat abad sepertiku. Aku kira hatiku sudah mati rasa, tapi sepertinya itu hanya praduga. Tak ada awalan berupa perjodohan maupun ta'aruf, seperti yang pernah aku jalani dulu. Hanya pertemuan alami yang tak terlepas dari kehendak Tuhan. Nyatanya tanpa ku sadari, hatiku perlahan jatuh pada seorang pria berkacamata yang awalnya bahkan tak mendapat perhatian khusus dariku. Perlahan, hal yang biasa berubah menjadi sesuatu yang tidak biasa karena terlalu sering menghabiskan waktu bersama. Satu hal yang terlambat aku sadari adalah kenyataan bahwa setiap manusia memiliki rahasia yang tak diketahui oleh manusia lainnya, begitupun dia. Sesuatu yang tersembunyi rapat di balik kacamata yang ia gunakan. Kacamata itu menjadi dinding pembatas yang menghalangi orang untuk mengetahui jati dirinya yang sesungguhnya. Pada akhirnya, pilihan tetap berada di tanganku. Mau tetap bertahan atau malah memutuskan untuk pergi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines