Masa sekolah itu adalah masa di mana kita bisa merasakan hal-hal baru, hal-hal yang belum pernah kita alami bersama dengan orang-orang yang kita sayangi. Hal ini juga terjadi pada gadis bernama Mutiara Nabila dan teman lamanya Leon Argata Putra. Setelah delapan tahun tidak bertemu, Mutiara yang disebut sebagai pencinta es krim vanila ini sekarang sudah tumbuh sebagai gadis berumur 13 tahun yang ceria dan ramah. Sedangkan sang teman lamanya, juga sekarang sudah berubah menjadi sosok laki-laki yang ia sebut sebagai Malaikat penyembuh. Pertemuan mereka untuk pertama kalinya setelah delapan tahun tidak bertemu, Mutiara dan Leon mengukir kisah mereka kembali dan menjadikan hari-hari menjadi bermakna. Mereka berdua telah berjanji untuk mencari kebenaran dalam hati masing-masing, menjalani hari-hari bersama tanpa merasa harus mengungkapkan perasaan mereka antara satu sama lain. Mutiara tinggal di Kota Batam, tempat di mana Leon akan kuliah dan bekerja sebagai seorang dokter muda nantinya. Sedangkan Kota kelahirannya adalah di Jakarta, Ibu Kota Indonesia yang padat dengan penduduknya. Sampai tidak terasa perjalanan mereka sudah bertahun-tahun lamanya, di sini lah Mutiara mulai bertanya-tanya mau dibawa ke mana hubungan mereka yang masih menggantung. Jika melihat langit rasanya terlalu tinggi hingga sulit untuk menggapai itu, sedangkan melihat ke bawah rasanya akan terlalu sia-sia untuk melepaskan, dan saat ini mereka berdua sedang berada di situasi itu, di antara langit dan bumi yang menyatu menjadi satu.
More details