I Wrote This at Midnight✓

I Wrote This at Midnight✓

  • WpView
    Reads 2,358
  • WpVote
    Votes 226
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 23, 2019
[status : completed] Navy, 19 tahun, seorang mahasiswa kedokteran gigi yang mencoba menumpahkan isi kepalanya dalam sebuah buku. Tujuannya agar segala gundah yang melekat di kepalanya sirna. Jika sirna tidak memungkin, paling tidak bisa meringankan. Terutama segala gundah yang sering ditimbulkan oleh seseorang. Sosok yang belakangan ini sering muncul di hadapannya. Semuanya ditulis oleh Navy setiap menjelang tengah malam, di mana berbagai rangkaian kejadian kembali berputar di kepalanya hingga menyebabkan dirinya sulit tidur. Dan... Inilah tulisan tengah malam Navy. ° ° ° I Wrote This at Midnight | ©2019 | geekyreina ° ° ° [warning: this story might be too dramatic and, sometimes, plain. mind in your own risks]
All Rights Reserved
#16
proudindonesian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Kau dan Sahabatku [Completed]
  • Requisition (PUBLISHED)
  • The Green Sketchbook [END]
  • Unfinished ✔ [Sudah Terbit]
  • All The Things That Your Heart Never Heard
  • Esya {TERBIT}
  • Fixing The Star ✓
  • Renald (Open PO)
  • GITA OLIVIA [END]✅
  • La Lune Attire ✓

Cover book November 2018 Aku tahu, kita tidak akan baik-baik saja. Aku menyayangimu, akan tetap seperti itu. Jangan pernah paksa aku untuk membencimu, jangan pernah paksa aku untuk menjauhimu, jangan pernah mencoba untuk menghapus kepercayaanku padamu. "Karena memiliki sahabat sejati adalah keinginan terbesarku" Aku pernah bermimpi saling meraih cita-cita denganmu. Aku pernah membayangkan kita saling menggengam walau pun hujan, badai, ombak, berusaha memisahkan genggaman tangan kita. Hingga... Aku sadar, itu semua tidak bisa lagi ku pertimbangkan. Mungkin kamu akan lebih pandai membuatnya tersenyum, dan bukan aku. Jadi... Berbahagia lah bersamanya, tidak perlu kamu hiraukan aku. Aku hanya seorang pecundang yang ingin melihat dua orang yang ku sayangi bahagia. Walau pun aku harus terluka... _________________________________ | Dilarang keras menjiplak tulisan ini, hargai kemampuan kalian sendiri | #Jika ada yang ingin memposting quote yang tertera didalam cerita, harus disertakan NAMA PENGGUNA atau JUDUL CERITA. #Disarankan untuk kenyamanan membaca setiap partnya, Follow akun ini terlebih dulu. Terimakasih.. selamat membaca ^▼^

More details
WpActionLinkContent Guidelines