Love Race (REVISI)

Love Race (REVISI)

  • WpView
    Membaca 1,408
  • WpVote
    Vote 326
  • WpPart
    Bab 37
WpMetadataReadLengkap Kam, Agt 31, 2023
"Itu cewek lo?" tanya salah satu teman Dirga. Dirga melirik kearah temannya dan kembali menghisap rokok yang diapegang. "Iya." "Keliatanya Akrab banget sama grombolanya si Andre." Dirga berdiri, membuang sisa batang rokok yang dia pegang dan menginjaknya. "mereka sahabatan sama cewek gue." Setelah mendengar jawaban Dirga cowok itu mwngerutkan keningnya, seakan ada sejuta pertanyaan di dalam otaknya. "Jangan bilang diaa...." Dirga tersenyum. "yang ngalahin gue waktu itu?? Iya memang dia orangnya.." Cowok itu mengeleng gelengkan kepalanya dan satu tanganya terarah menepuk pundak Dirga. "Gila gilaa, gagal naklukin dia di jalan tapi dapat naklukin dia di hatinya." dia bertepuk tangan sambil memasang wajah salut kepada Dirga. "Hebat lo ga!" Dirga tersenyum simpul menanggapinya
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#270
fiksiremaja
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Senior
  • LAUREN
  • BarraKilla
  • Cool BadBoy(proses Revisi)
  • Because I'm Stupid (End)
  • Still You (Completed)
  • Arsyilazka
  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • ON SIGHT (Completed)
  • THE CLIMB [Completed]
Senior

"I have crush on you, La!" Aku mengernyit heran. "Maksudnya?" Bukannya tidak faham dengan arti kalimat yang barusan di dilontarkannya, melainkan aku menolak untuk percaya jika apa yang dikatakannya barusan berarti sama dengan arti kalimat yang di utarakan. "Gue suka sama lo..." Tukasnya dengan wajah serius. "Lo bercanda, Bang?" Lagi-lagi aku masih memastikan karena laki-laki di hadapanku adalah orang nomor satu yang perkataannya tidak bisa aku percayai. Dia mengangguk. Sedangkan aku diam tertegun. "Cie kaget cie..." Aku tidak berbohong jika SEKARANG aku sangat ingin melempari kepalanya dengan batu. Hampir saja aku percaya, dia justru melontarkan kata cie-cie dengan nada mengejek. Sialan! #1 populer

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan