Rindu Berdarah

Rindu Berdarah

  • WpView
    Reads 260
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 12, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Kuakui, aku terjebak! Terjebak pada sejuta debu di ruangan yang redup ini. Bersandar di gang kursi, kaki angkuh mengayun di kursi serupa yang lain. Yah kursi! Juga meja betiang kayu dan beralas kaca sebagai tempat tangan berkonpromi dengan mata sayup memainkan satu buku pilihan dari ribuan tumpukan ini. Sesekali digoda oleh nada dering telepon genggam. Tapi itu cuma sesekali kan? "Iya" tegasku menjawab asumsi yang kuciptakan sendiri. Karena bagaimana pun, getar gesekan pintu dan lantai ruangn jni menghasilkan simponi yang selalu menjadi suara favoritku~
All Rights Reserved
#105
haha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Si Gadis Manis Tak Polos
  • Transmigrasi : Gua bukan Gay (TAMAT)
  • psychologycal
  • FALLING IN LOVE
  • Tae n' Gyu
  • Love You, Kakak Kelas (TAMAT)

"Nah kalo misalnya kita lagi jalan, dan kita ketemu tai, lo mau bagi dua gak sama gue?" tanya Geri "Pertanyaan bodoh macam apa itu Ger?" "Udah jawab aja. Gue serius, layak atau nggaknya lo sebagai manusia ditentukan dari gimana cara lo jawab pertanyaan ini" Gea memutar bola matanya malas "Yah nggak lah, buat apa juga nemu tai dibagi dua." "Nah bener kan" Geri meminum minumannya "Lo emang gak bisa berbagi. Sampe masalah tai aja lo serakah Ge?" "Yah buat apa juga tai dibagi dua Ger, kalo lo mau ambil aja udah" Gea membuka kaleng stenlis berisi kerupuk dan memakannya "Nah gitu dong, itu tandanya lo lebih mengutamakan gue. Makasih ya" Geri menepuk kepala Gea pelan Pacaran gak sehat? Begitulah pandangan orang-orang tentang hubungan Geri juga Gea.

More details
WpActionLinkContent Guidelines