Story cover for THE RIGHT PARTNER  by Pyromaniacs11
THE RIGHT PARTNER
  • WpView
    Reads 61,986
  • WpVote
    Votes 466
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 61,986
  • WpVote
    Votes 466
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Oct 07, 2018
''SUKA HERAN SAMA ORANG KURUS YANG SERING BILANG AKU GENDUTAN AKU GENDUTAN, SEGITU MASIH KURUS DIBILANG GENDUT, TERUS AKU APA? Badak Jawa?''
IRENA 
~~~

Disaat semua teman terdekatnya sudah menikah, Irena masih Setia dengan kehidupannya jomblonya. Permasalahan berat badanya mungkin salah satu faktor para kaum adam tidak ingin memulai suatu hubungan dengan Irena.

Hingga tiba saatnya seseorang yang tidak terduga menyatakan perasaaan kepadanya akankah Irena menerimanya ataukah Irena memilih mengejar pria yang sama sekali tidak meliriknya. 


Dimulai 14 oktober 2018
Selesai 15 maret 2019


***
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add THE RIGHT PARTNER to your library and receive updates
or
#414fat
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Vittoria Svana cover
PEMERAN PENGGANTI cover
Ketika Istriku Tahu Aku Menyimpan Wanita Lain  cover
Behind Your Smile cover
About U And Me [Cerpen] cover
Our New Life (Tamat) cover
Dalam Angan | Lengkap  cover
ALWAYS LOVE (Completed) cover
Veil of Stardust (COMPLETED)  cover
My Step Mom? cover

Vittoria Svana

31 parts Ongoing

Sejak berusia lima belas tahun, Vittoria Svana berhenti hidup untuk dirinya sendiri. Dia berhenti berpikir tentang apa yang penting dalam dirinya. Karena memang..., tidak ada. Tori mulai mengatur ulang prioritas hidupnya karena ada kehidupan lain yang lebih penting, yang harus dia utamakan. Hidup seorang Hanggara Kallias. Segalanya tentang laki-laki itu-tawanya, langkahnya, bahkan diamnya-menjadi hal pertama yang harus ia jaga. Karena tampaknya, laki-laki itu selalu membuat khawatir orang tuanya, Hanggara Nareno dan Kinanti Hanggara-dua orang paling berjasa di hidup Tori. Sebab tanpa mereka berdua, Tori mungkin sudah lenyap bersama dunia yang pernah runtuh di bawah kakinya. Sejak saat itu, rasa terima kasih berubah menjadi belenggu. Balas budi menjelma takdir, dan Tori rela melakukan apa pun untuk keluarga Hanggara-segala hal, tanpa syarat. Karena pada akhirnya, apa lagi yang bisa ia jaga dari hidupnya sendiri selain hidup untuk membalas budi? Tidak ada. Tidak pernah ada. *** [1225]