You Are Everything

You Are Everything

  • WpView
    LETTURE 157
  • WpVote
    Voti 21
  • WpPart
    Parti 7
WpMetadataReadCompleta lun, lug 1, 2019
"Ada yang nembak aku kak lewat chat" jawab claresta kepada kakaknya "Yaudah terima aja, tapi dengan syarat kamu gak boleh jatuh cinta sama dia apalagi suka sedetik pun" ucap kakaknya Bagaimana seorang wanita yang belum kenal lama dengan seorang pria tetapi pria itu langsung mengajak nya pacaran. Namun ketika wanita itu akan menerimanya iya harus memegang janji nya. Apa kah ia akan terjebak dalam perjanjian nya itu?? Kita tidak tau.. Happy Reading 🎉 Follow akun author!😂🤗❤️❤️❤️
Tutti i diritti riservati
#214
handsome
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Stay (Away)
  • FORGET ME NOT
  • AYDEN ALFINO
  • Cinta Pandangan Pertama!?
  • Cinta Putih Biru (Slow Update)
  • I'm Always Be Yours (END)
  • DERA❤
  • Destiny [COMPLETED]
  • Prestige

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti