Puisi Rindu

Puisi Rindu

  • WpView
    LECTURAS 67
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoConcluida lun, oct 8, 2018
Rindu tidak mengenal ruang dan waktu Dan tidak peduli kepada siapa dia melabuh
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • Semua Memukul (✅)
  • My Wish
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • Rembulan Yang Sirna
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • aku bukan penyair

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido