Memori Luka Seorang Ikhwan

Memori Luka Seorang Ikhwan

  • WpView
    Reads 2,760
  • WpVote
    Votes 718
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Apr 24, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
Sebuah kisah nyata yang diangkat dari kehidupan masa lalu muhammad khairul. "Pergilah untuk kembali" Sebuah kata yang penuh pengharapan, takkala waktu perlahan berlalu, kadang rindu harus di tanam, khayalan bertemu menjadi obat, kupandang langit, kulihat senja, umur bertambah, penantian luka, cahaya harapan pergi menjauh, hidup nelangsa menatap rembulan. Berjalan sendiri, menatap harapan. Menara putih ditengah pesantren, rambutku beruban dimakan waktu, rindu tak sampai, ku jemput ajalku dengan air mata.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • My Destiny
  • LOVE in SILENCE
  • AKHIR SEBUAH PENANTIAN
  • EDAMAME [TAMAT]
  • Doa Yang Tak sama | END
  • Setia Di Hati (Selesai)

Prekuel 'Still The One' "Terlalu banyak hal yang aku takuti, merasa lelah dan tak bisa meraih mimpi. Dunia terlalu kejam untuk aku yang takut sendiri." - Mayang Eira Calista *** Ini tentang Aby dan Maya, yang terpaksa harus menikah di penghujung masa SMA karena kejadian salah paham yang menimpa mereka. Semuanya terjadi begitu saja, mereka kepergok tidur bersama di kamar Maya. Menikah muda dengan status masih SMA tidaklah mudah, apalagi setelah kejadian itu hidup keduanya benar-benar berubah. Banyak rintangan yang harus mereka lewati berdua, melanjutkan hidup tanpa bimbingan orang tua, atau orang-orang terdekatnya. Keduanya terluka, sama-sama kehilangan rumah tempatnya pulang. Jika rumah Maya sudah hancur jauh lebih lama sebelum kejadian itu, berbeda dengan Aby yang dipaksa pergi karena tak dipercaya lagi. "Lo bisa percaya sama gue kan, May?" "Percaya apa?" tanya Maya tak mengerti. "Mungkin kehidupan kita akan lebih sulit ke depannya, apalagi dengan status kita yang suami istri dan juga pelajar. Orang akan menilai kita dengan sebelah mata, kalau tau. Tapi, apa pun yang akan terjadi nanti, gue akan berusaha untuk terus jagain lo. Berusaha untuk membuat lo tetap baik-baik aja bersama gue. Untuk itu, gue tanya. Apa lo bisa percaya sama gue?" "Gue bisa percaya, selagi lo nggak akan tinggalin gue. Gue takut sendiri, By." "Lo nggak akan pernah sendiri, gue nggak akan tinggalin lo." Pada saat itu, semuanya dimulai. Mampukah mereka menjalani hari-hari terberatnya? Apalagi, ketika tahu Maya hamil. Apakah Aby dan Maya bisa menerimanya? •Rumah Sepasang Luka• 18+

More details
WpActionLinkContent Guidelines