We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bloody Love

Bloody Love

  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Orang-orang itu tahu akan banyak hal, mendengar lebih banyak, bahkan melihat lebih tajam. Tapi sayangnya orang-orang itu bisu, telinga mereka menuli dalam waktu satu detik. Dasar penonton. Tidak, bukankah aku bagian dari mereka. Aku buta dan tuli meski aku tahu sebanyak orang-orang itu tahu tentangnya. Aku melihatnya, mendengar dengan jelas jeritan minta tolongnya yang terdengar memekakkan telinga. Aku melihatnya, surainya yang berwarna jelaga melambai, jari-jari lentik yang dilumuri darah tak kasat mata itu menyapu udara untuk meraih sesuatu yang tak bisa dilihat siapapun. Aku adalah bagian dari mereka, para penonton. Dan aku benci mengakui hal itu.
All Rights Reserved
#300
malaikat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HOME FOR WOUNDS
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • ANJA [END]
  • Surat Kertas Merah  ✔️
  • EVIDEN (Republish)
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Is LOVE
  • Interweave

Delapan jiwa yang terluka, terikat oleh benang-benang trauma dan rasa sakit yang tak terlihat. Mereka semua memiliki luka yang berbeda-beda, namun mereka semua memiliki satu tujuan yang sama: membangun rumah bernama persahabatan, mencari kebahagiaan dan melupakan masa lalu yang kelam. Namun, konflik dan rasa sakit yang masih ada di antara mereka seperti api yang terus membakar, menghancurkan harapan dan impian mereka. Mereka harus menghadapi kenyataan bahwa masa lalu tidak dapat diubah, namun mereka dapat memilih untuk tidak terjebak di dalamnya. Namun, apakah mereka dapat melupakan rasa sakit yang telah mereka alami? Apakah mereka dapat memaafkan orang-orang yang telah menyakiti mereka? Dalam perjalanan mereka, mereka menemukan cinta dan persahabatan yang sebenarnya. Namun, apakah itu cukup untuk mengobati luka-luka yang terdalam? Atau apakah mereka akan terus terjebak dalam lingkaran setan trauma dan rasa sakit? Mereka harus memilih antara terjebak dalam masa lalu yang kelam atau melangkah maju ke masa depan yang tidak pasti. Akan mereka menemukan kebahagiaan yang mereka cari? Atau akan mereka terus hidup dalam bayang-bayang trauma dan rasa sakit? Hanya waktu yang dapat menjawabnya. ✨✨✨ happy reading 📖 vote dan komen untuk mendukung penulis😁 tekan tombol bintang (vote) tidak membuatmu rugi ✨

More details
WpActionLinkContent Guidelines