Unconditional Love

Unconditional Love

  • WpView
    Reads 643
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jan 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Alexandra Ellena Collins, sosok perempuan introvert yang sangat takut untuk jatuh cinta sekali lagi. Pernah ia jatuh cinta begitu dalam dan akhirnya perempuan itu jatuh sejatuh jatuhnya. Masa depannya hancur. Sosok dimasalalu telah memporakporandakan kehidupannya. Akankah ada sosok laki-laki tulus yang bisa menerima masalalu Alexandra? Atau laki-laki yang sudah memporakporandakan hidupnya akan kembali memperbaiki apa yang telah ia hancurkan? *** Laki-laki itu bahkan bergeming ditempatnya tanpa harus repot-repot membantu Xandra untuk berdiri. "Maaf-maaf saja Xandra". Ia menoleh menampilkan senyuman smirknya dengan menatap rendah Xandra yang masih bersimpuh. "Aku tidak mungkin memperistri seorang jalang", lanjutnya dengan tatapan tajam dan menghempaskan tangan Xandra yang menarik ujung hoodie untuk menahannya pergi. "Mana janjimu ? Aku mohon jangan begini. Jangan tinggalkan aku". Laki-laki itu menoleh sebelum benar-benar pergi. "Dengar Alexandra Ellena Collins. Lupakan janji itu. Dan maaf saja, harus ku katakan agar kau bersiap-siap. Karena setelah ini tidak akan ada lagi laki-laki yang mau menerima perempuan sampah dan hina sepertimu. Aku saja enggan menikahimu, jadi persiapkan saja dirimu jika tidak ada laki-laki yang akan mencintaimu tulus apa adanya apa lagi berniat untuk menikahimu. Terlebih kalau laki-laki itu tahu kau sudah...... ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • #1 | Love in Chaos [Sudah Terbit]
  • Distance
  • [Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️
  • 💋 Jasmine 💋 (END)
  • Istri yang tak di inginkan
  • Master Hong's Lucky Bride
  • kekasih masa lalu

Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines