Head Over Heels | New Version

Head Over Heels | New Version

  • WpView
    Membaca 694,936
  • WpVote
    Vote 20,922
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mei 2, 2025
Ini kisah sekumpulan remaja SMA Angkasa kelas 10 ipa 1 "Inget bep! Lo tuh milik gue, gak akan ada yang bisa apalagi boleh milikin lo, selain gue. orang lo terlahir dari tulang rusuk gue." Adzlan Raflangkasa. Cowok selengan dengan paras tampan, senyum menawan dan tingkat kebucinan yang ampun ampunan. Ia Jatuh cinta dalam sekali jumpa, sekali bertegur sapa dan sekali bertatap mata pada sosok gadis berparas jelita. Shafana Azalea, satu satunya perempuan yang mampu membuat Adzlan menjadi sebegitu gilanya terhadap cinta, sosok yang sangat sulit di taklukan olehnya. Akankah Shafa luluh? Akankah ia jatuh? Jatuh kedalam pesona cowok gila yang bucin itu?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#143
shafa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Horibble Woman (END)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • My Darrel
  • COME; SIENNARA [END]
  • ARFA (Arka Fauza) END
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • ASSALAMUALAIKUM ZAUJI
  • Cool Boy & Gadis Halu

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan