Cinta Amelia

Cinta Amelia

  • WpView
    Reads 562
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 30, 2019
Cantik, pintar, baik hati, pekerja keras, pantang menyerah, menjadi tulang punggung keluarga semua itu ada pada diri Amelia yang lebih akrab dipanggil Lia. Dia gadis kecil yang bangat baik hati yang selalu membantu banyak orang. Semuanya ia tolong dengan ikhlas tanpa meminta suatu imbalan apapun. Dibalik sikapnya yang ceria dia menyimpan luka yang amat dalam. Luka yang ia sembunyikan dari semua orang. Diusianya yang masih kecil dia harus bekerja keras demi membiayai dirinya dan keempat kakak laki-lakinya. Ditambah lagi ibunya yang harus jatuh sakit. Ia dan kakak laki-lakinya tidak memiliki uang sama sekali, dan suatu ketika ada yang menawarinya untuk syuting dan ia akan menjadi artis. Sejak saat itu ia pun bekerja menjadi artis dan menjadi artis terkenal hingga saat ini. Ini adalah buah dari kesabarannya dalam menghadapi cobaan hidup.
All Rights Reserved
#91
fathan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  SINAR SETELAH KEGELAPAN YANG PANJANG
  • My Home
  • NOT EASY FOR LUNA (END)
  • Paint of Love (Lukisan Cinta)
  • GLESSYA [SELESAI]
  • ARIEANNA
  • STAY [Complete]
  • MELODI Yang Memilukan
  • ARUNA STORY: Feel Again [Lengkap]
  • QUEEN ZELLA

Ameliana azema terence adalah gadis 18thn yang biasa menyembuhkan lukanya seorng diri tanpa bercerita Dari luar, keluarga Amel tampak sempurna. Ayahnya, Pak Hendra, adalah pengusaha sukses di Makassar, dikenal luas dalam dunia bisnis properti. Ibunya, Bu Rina, adalah wanita anggun yang selalu tampil tenang dan penuh kasih sayang. Mereka memiliki tiga putri: Amel, si sulung yang cerdas dan penuh tanggung jawab; Lila, anak tengah yang kreatif dan berani; serta Nisa, si bungsu yang ceria dan manja. Rumah besar mereka di pinggir kota berdiri megah, dihiasi taman bunga dan air mancur di halaman depan. Namun, di balik kemewahan dan citra keluarga bahagia itu, tersembunyi luka yang dalam. Pak Hendra memiliki kebiasaan buruk: berselingkuh. Ia bukan hanya sekali melakukannya, tapi berkali-kali. Dan Bu Rina, meskipun tahu, selalu memilih diam. Ia menahan air mata dan mengubur rasa sakitnya demi anak-anaknya. Sebagai anak pertama, Amel menyaksikan semuanya sejak kecil

More details
WpActionLinkContent Guidelines