KIRANA (Jamah Aku)

KIRANA (Jamah Aku)

  • WpView
    Reads 1,946
  • WpVote
    Votes 140
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 12, 2018
WpInfo
Fanfic
Naruto
"Aku akan mengembalikan senyumanmu, Naruto-senpai." Dengan naifnya, Hinata mengatakan itu. Bagaimana bisa Hinata? Bahkan aku tak tahu mengapa aku bisa hidup sampai hari ini. A NaruHina Fanfiction NaruHina slight NaruIno
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Destiny
  • Day by Day
  • -DAMN HEART-
  • worst than drugs(end)
  • Mirai no Yakusoku (Janji Masa Depan)
  • Love Sketch
  • Rest Area
  • ONE WAY TICKET [SHIKAHINA]
  • PROMISE (NARUHINA)
Destiny

Isekai Bagi Hikari hanya sebuah genre komik yang sering dia baca, tapi apa jadinya jika dirinya sendiri malah terjebak dan mengalami kejadian persis seperti komik dan novel bacaannya. ------------ Jarak di antara mereka hampir hilang. Hinata bisa merasakan napas hangat Shikamaru di atas kulitnya, begitu dekat hingga setiap helaan napasnya mengirimkan sensasi yang menjalar di sepanjang punggungnya. Tangannya masih bertumpu di pinggangnya, menggiringnya dalam gerakan yang seakan hanya mereka berdua yang tahu ritmenya. Lalu, tanpa peringatan, Shikamaru menundukkan kepala sedikit, mendekat ke sisi lehernya, tepat di bawah telinganya. "Hinata..." ------- Tangan Sasuke yang tadi masuk saku sekarang bertumpu di pagar balkon, tepat di sampingnya. Dia tidak menyentuhnya, tapi kehadirannya terasa begitu nyata. Hinata bisa mencium aroma jasnya yang masih menyimpan sisa dingin udara malam. "Dan saat aku seperti ini, kau juga tidak tahu?" Sasuke bertanya lagi, nada suaranya rendah dan dalam. Jari Hinata sedikit mencengkeram gaunnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines