SERIKAT IPA 4

SERIKAT IPA 4

  • WpView
    Reads 732
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Mon, Oct 15, 2018
WpInfo
Fiction
Fantasy
Ceritanya menceritakan sekolah SMA 1 anak kelas 10 IPA 4. kalian pasti berfikir bahwa anak IPA itu anak yang rajin, kutu buku, dan nurut sama aturan sekolah! gue "Sheren Aurelia Lavigne" tadinya berfikiran yang sama dengan kalian bahwa anak IPA itu anak rajin dan kutu buku! tapi berbeda setelah gue masuk IPA 4 disitu anak IPA 4 berbeda ban gat sama apa Yang ada di pikiran gue, kelas IPA 4 kelas yang jauh dari kata anak IPA dimana disitu anak nya pada ajaib, konyol, lucu, asik, humoris! Dan masa SMA itu adalah masa yang paling indah, masa paling bahagia, dimana itu adalah akhir dari masa sekolah sebelum menuju ke perguruan tinggi! Cover by @AzizAl-qodri
All Rights Reserved
#3
mae
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Our Class: ExSiFo
  • 10 IPA 1 [ END ]
  • SCIENCE 7 : WE ARE ONE
  • IPA & IPS
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • 182 days
  • Bitter Memories√
  • Class X Family
  • Ku kejar sampai nyasar? (End)
  • The Ambition [End]

Ditempatkan di kelas yang dijuluki kelas keramat dan tak memiliki masa depan, membuat 24 anak itu menolak dengan keras. Bahkan peringkat 5 besar dalam satu angkatan yang seharusnya berada di kelas XI IPA 1, kini juga terdapar di kelas yang dipandang sebelah mata itu. Membuat hubungan pertemanan mereka tak bisa berjalan dengan mulus. Hinaan, cacian, ujaran kebencian seolah menjadi hal yang wajib mereka lontarkan kepada sesama penghuni kelas. XI IPA 4 Tempat dimana awal kisah mereka bermula. Segala masalah yang mereka terima tanpa mengetahui alasannya, ternyata memiliki dampak baik bagi mereka. Berusaha keras mengembalikan citra baik kelas, meski begitu banyak cobaan yang mereka temui sepanjang perjalanan. Hingga terungkaplah sebuah fakta yang cukup mengejutkan seisi sekolah. Akankah ke-24 siswa-siswi itu mampu berdamai dengan keadaan dan menjadi teman? Akankah mereka mampu mengembalikan citra baik kelas? Bagaimana lika-liku perjalanan mereka? Mari kita ikuti perjalanan mereka menuju kedamaian yang awalnya terasa tidak mungkin untuk terjadi~~

More details
WpActionLinkContent Guidelines