
" kamu tahu hakikat payung ?" "Melindungi saat kita kehujanan, bukan?" "Kalau untuk melindungi kenapa engga pakek mantel hujan saja? Itu lebih efektif, ra" ucapnya sambil tersenyum hangat padaku. "Iya juga" "Payung itu seperti kita ra. Kita melindungi satu sama lain" "Kita akan seperti ini selalu kan, ndu? " itu masalahnya ra. Kita berbeda. Seperti awan dan angin. Kamu angin yang membuatku bergerak. Walau sebenarnya aku hanya ingin diam di satu titik" *** Bagi seorang ara pandu adalah dunianya. Namun bagi pandu, ara adalah dunia yang tidak ingin ia datangi. "Bagi dunia mungkin kamu hanya seorang ndu, tapi bagi seseorang bisa saja kamu adalah seluruh dunianya"Tutti i diritti riservati
1 parte