Someday
  • WpView
    Reads 475
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Feb 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Jenie Stuart seorang karyawan biasa yg bekerja di perusahaan sang sahabat masa kecilnya dengan giat hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup "Permisi Mr. saya hanya mau mengantarkan berkas yang di suruh Bu Mia untuk di tanda tangani" "Taruh disitu dan silakan pergi"katanya yang masih sibuk dengan lembaran2 kerjanya "Dasar Devil jelek lihat saja suatu hari nanti kau akan bertekuk lutut dihadapanku INGAT itu SUATU HARI"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kopi & Deadline (On Going)
  • The last song of our love in London •END•
  • Perjodohan paksa || jaemnnie
  • If we can together
  • Deep in Love
  • Because You {ON GOING}
  • Dinda Anastasya [✔️]
  • Say You Love Me [END]
  • The Forbidden Choice (END)
  • BESTFREND

Bukan karena lambat bekerja, Ara lembur lagi bagai kuda. Ara duduk sendiri di cubicle, mata lelah, kopi sachet ketiga di tangan, layar laptop menyala dengan file yang hampir rampung. Ingatkan Ara sekali lagi bahwa kerjaannya 'hampir rampung'. Dia menatap layar, lalu menarik napas panjang, "Aku nggak tahu lagi ini kerjaan atau penyiksaan... Tapi besok pagi harus submit, kalau nggak... ya biasa, dapat teror halus dari atasan." Dulu waktu kecil, Ara selalu mengganggap orang yang pulang kantor sampai pukul 12 malam atau pagi buta adalah orang-orang keren. Iya keren, keren keramnya sebadan-badan. Ara menarik napas panjang untuk kesekian kalinya, "Aku gila deh kayaknya, masa dulu kerjaan kayak ginian aku bilang keren." Di sela kelelahan itu, Ara mengenang tempat ngopi yang pernah dia datangi dua minggu lalu-tempat yang jarang dia datangi sebelumnya, tapi entah kenapa, wajah sang barista masih lekat di kepalanya. Dia pernah bilang ke dirinya sendiri , "Aku nggak punya waktu buat cinta." Tapi sejak ketemu cowok itu... apa kalimat yang digaung-gaungkan Ara mulai retak? GA MENERIMA NAMANYA PENJIPLAKAN YA EGE, NYARI IDE ITU GA MUDAH‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines