Very Painful Pain

Very Painful Pain

  • WpView
    Reads 57,712
  • WpVote
    Votes 2,985
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 24, 2018
Dibalik kebengalan dan keras kepala sang Cetta Adry Runako Abqari terdapat sejuta luka. Luka yang selalu di dapati-nya dari ke dua orang tuanya. Entah itu luka fisik maupun luka batin. Cetta sudah terbiasa untuk mengalah Cetta sudah terbiasa mendapat luka fisik Cetta sudah terbiasa mendapat luka batin Cetta sudah terbiasa mendapat caci maki Cetta sudah terbiasa mendapat tuduhan "Lo yang buat Azkar kaya gini. Lo yang buat dia sakit" "Lo tu harus ngalah sama Azkar. Dia itu nggak lama di dunia ini. Jadi kita harus bahagiain dia" "Lo tu seharusnya nggak egois" Cetta mengepalkan tangannya "Gue udah ngalah sama dia. Bahkan gue udah ngasih kebahagiaan gue buat si anak penyakitan itu. Apa ini yang di sebut egois? Gue udah ngasih kasih sayang gue buat dia. Kasih sayang Papa Mama dan Abang. Apa itu belum cukup buat bahagiain dia? Apa aku masih egois? Apa perlu aku mati sekalian?" ---MOHON MAAF NANTI DI URUTKAN CHAPTERNYA. SOALNYA CHAPTERNYA ACAK ACAKAN. SAYA BELUM TERLALU MAHIR MENGGUNAKAN WATTPAD.JADI SAYA MOHON MAAF YANG SEBESAR BESAR NYA. BANYAK KECACATAN DI DALM CERITA SAYA. SEPERTI CHAPTERNYA TIDAK URUT,BAHASA YANG MUNGKIN TIDAK ENAK DI BACA DAN ADA BEBERAPA PENULISAN YANG SALAH. Jangan lupa vote and coment Jangan lupa di follow
All Rights Reserved
#952
sick
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • Aleysha Please Don't Go!
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Bitter Scar
  • Paradise
  • Perfect Queen
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • My Fierce Step Sisters

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

More details
WpActionLinkContent Guidelines