2 Heart [HIATUS]

2 Heart [HIATUS]

  • WpView
    Leituras 240
  • WpVote
    Votos 56
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, dez 27, 2018
Julia Bolehkah aku mengucapkan selamat pagi setiap paginya? Bolehkah aku egois untuk memiliki keduanya? Bolehkah aku terus mencintainya? Aku takut kehilangan mereka.. --- Reece Aku mencintainya.. Aku Sayang padanya.. Aku selalu rindu dengannya.. Tapi mengapa ia menghianati?? Apa belum cukupkah aku di hidupnya? --- Blake Aku terlalu bodoh tuk mencintainya.. Aku telah tertipu selama 8 bulan dengannya.. Cihh.. MUNAFIK.... Bangsaaatttt..... --- Dilarang mengcopy.. jangan menjadi Sider guys, DOSA... Enjoyy guys...❤
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • JANUS
  • The Rain [SoonHoon]
  • "Singgah"
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • New Life •HEESUN• End✓
  • He or Me? || [END]✔️
  • Alasan Dylean [End]
  • EX || HEEHOON (END)
  • Dear, You!
  • We Got Married | Sungjake√ (END)
JANUS

"Jangan sampai ada yang tahu kalau kita pacaran!" "Iya, Kak." __________ "Punya otak tidak? Soal mudah seperti ini saja tidak bisa." "..." __________ "Mau jadi apa kamu, hah? Sudah punya pacar tapi keluyuran dengan laki-laki lain." "Apa kabar kamu yang pergi liburan dengan Valerie, Kak? Ber-du-a-an." "Tidak usah bawa-bawa Valerie! Dia itu beda sama kamu!" ___________ "Halo kak ... bisa ke-" "Aku lagi sama keluarga, Selen. Ada mama juga. Nanti aku telepon lagi. Aku tutup." Tut ... tut ... tut ... "Kapan? Saat aku sudah mati?" ___________ "Kita putus saja, Kak." "Jangan macam-macam, Selen! Kamu pikir hubungan kita ini main-main?!" "Bukan aku. Tapi kamu yang selalu mempermainkan hubungan kita, Kak. Lihat ... dia sudah menunggumu. Tunggu apa lagi? Pergilah ... seperti biasa." ___________ ‼️Tindakan plagiasi bukan semata-mata plagiasi saja. Itu juga merupakan cara membunuh yang terselubung. Membunuh perasaan si penulis. Membunuh kerja keras penulis. Membunuh keinginan penulis untuk bisa berkreasi dengan tenang. Artinya, seorang plagiator sama saja dengan seorang pembunuh 🙃‼️ Cover by Pinterest

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo