Rain(a)

Rain(a)

  • WpView
    Reads 256
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 8, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Tagsrain
Raina Ayu Khoirunnisa Naufal Alfarezi Seorang gadis ceria yang mempunyai penyakit leukimia, baru saja masuk ke sekolah menengah keatas Taruna Nusantara. Raina namanya. Raina Ayu Khoirunnisa, ia sangat menyukai hujan, karena baginya hujan adalah anugerah Tuhan yang maha Esa untuk semua makhluk hidup yang diciptakannya. Di Sekolah barunya ia bertemu seorang murid laki-laki yang sangat tidak peduli dengan sekitarnya, namanya Naufal Alfarezi. Berbeda dengan Raina ia sangat sangat tidak menyukai hujan. alasannya hujan sangat mengganggu hidupnya. Naufal yang mulanya cuek bisa ceria kembali seperti saat ia kecil karena Raina, entah apa yang dilakukan si "penyuka hujan" itu sehingga bisa menaklukkan hati Naufal. Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya? Rain(a) By; @annisawulandari0601 & @kesyaayubalqis Hanya butuh 1 detik untuk jatuh cinta, namun butuh waktu lama untuk tersadari.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • RAIN
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • I Miss Rain
  • ALISYA &Alvaro
  • rain untuk senja
  • Warna Untuk Pelangi [✓]
  • Rainasta

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines