We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
AllElvan
  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 31, 2018
WpInfo
Fanfic
Belajarlah untuk menghargai hidup yang Tuhan berikan kepadamu, Cobalah untuk menghargai segala sesuatu yang hadir di kehidupanmu, Dan terkadang, seseorang perlu belajar dari seorang Badut. Yang rela di tertawakan ribuan orang, demi membahagiakan 1 orang. Yang rela disebut orang gila, hanya untuk seutas senyuman diwajah orang lain tanpa memikirkan dirinya sendiri. Yang selalu di anggap remeh orang lain, namun di panggil pahlawan untuk satu orang. Yang selalu terlihat bahagia, namun menyembunyikan seribu luka di hatinya. Dan sekarang, Apa balasanmu ? Kebahagiaan ? Tidak !! Kamu hanya penambah luka di hatinya. Jika sudah puas, tolong tingkalkan dia. Jangan pernah tonton kembali pertunjukannya, jangan kau goreskan kembali hatinya dengab sebilah pisau tajam.
All Rights Reserved
#41
allisya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf' (Revisi)
  • Halaman Hidupku
  •  ANATHA
  • this is me
  • DeaSea
  • Let Go
  • DRABIA [END]

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

More details
WpActionLinkContent Guidelines