Sedalam Makna

Sedalam Makna

  • WpView
    Reads 3,494
  • WpVote
    Votes 179
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 25, 2021
Segala hal yang terjadi didunia ini tidak semata-mata terjadi secara kebetulan. Setiap kejadian selalu ada hikmah yang dapat dipetik pelajaranya. Pengalaman mengajarkan kita tentang arti sebuah kehidupan. Menantang kita untuk lebih paham akan makna sebuah perjalanan. Kita harus mampu merakit sebuah pengetahuan baru dari setiap depak-depak langkah yang kita lalui. Pengetahuan tidak hanya semata kita dapat dari kegiatan baku persekolahan atau perkulihan. Kita juga dapat belajar dari banyak hal sekecil apapun. Aku mulai paham dengan apa yang dimaksud dengan belajar. Dulu jika mendengar kata belajar yang aku tau cuman buku dengan segala pernyataan yang membosankan. Buku-buku yang di beli tiap semesteran terus dihiasi dengan tinta. Hingga akhir semester tiba mereka di simpan didalam kardus usang. Tapi, seiring perjanan waktu aku jadi tahu, kalau ilmu gak seklasik itu. Pengetahuan dapat kita peroleh dari sebuah perjalanan. Rentetan cerita menjadi salah satu untuk dapat pelajaran dengan cara yang sederhana penuh makna. Syaratnya, kamu mau gak jadi pribadi pembelajar? Belajar gak harus ada guru, belajar gak harus dari buku, tapi belajar dari kejadian hari ini untuk peroleh ilmu, itu yang penting. Karena hari esok harus lebih baik dari kemarin!
All Rights Reserved
#4
dianafebi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • If It's You
  • Perjalanan Cintaku...
  • LED ASTRAY
  • PAIN (TERBIT) ✔
  • Tutorial Berpikir Benar untuk Pemula
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • Mahligai Sunyi
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja

Tak semua cinta harus dimiliki. Tak semua harap harus terpenuhi. Dan tak semua luka harus hilang untuk bisa bahagia. Nadhira mencintai Izzan dalam diam, sejak masa putih abu-abu. Cinta yang tumbuh tanpa suara, namun berdetak dalam tiap helaan napasnya. Hingga waktu dan takdir membawanya pada kenyataan: Izzan menikah, bukan dengannya. Dunia Nadhira runtuh, namun ia memilih untuk tetap berdiri. Perjalanan panjang menuju penerimaan, membuat Nadhira belajar bahwa ikhlas bukan berarti tak pernah menangis. Tapi tentang berdamai dengan diri sendiri, tentang menata hati meski tak ada pelukan yang menenangkan. Ia mulai menulis, mengajar, dan membangun ruang aman bagi banyak jiwa muda-sembari pelan-pelan menyembuhkan dirinya. Ini adalah kisah tentang cinta yang tidak berakhir dengan "memiliki", tapi dengan "menerima". Tentang seorang perempuan yang tak lagi menunggu bahagia dari seseorang, tapi menciptakan bahagianya sendiri bersama Allah. Dan ketika ia benar-benar siap, cinta akan datang bukan sebagai pelengkap, tapi sebagai anugerah. Sebuah novel yang hangat, dalam, dan penuh perenungan untuk siapa saja yang pernah mencintai diam-diam-dan sedang belajar merelakan dengan tenang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines