My Ahjussi (Complete) TAHAP REVISI

My Ahjussi (Complete) TAHAP REVISI

  • WpView
    Reads 389,233
  • WpVote
    Votes 9,383
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 29, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
" aku tidak mau ada perjodohan ini " katanya sambil mengesap hot coffee. Dia pikir aku mau adanya perjodohan ini? Dia kira aku yang memaksa untuk dijodohkan dengannya? Kenapa kesannya aku yang ngebet dengan perjodohan ini. Aku berdiri. Menyilangkan kedua tangan ku di dada " kalau mas arlan tidak mau adanya perjodohan ini. Silahkan protes langsung ke om andy " geramku sambil mendorong agak keras kursi yang kududuki tadi dan beranjak meningggalkan arlan. MOHON MAAF BELUM DI REVISI JADI MASIH ACAK-ACAKAN
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Are Only Mine
  • A MEMORY BETWEEN US | HARQEEL [ON GOING]
  • Tokoh Utama
  • My Lovely, My Swear, My Neighbour
  • Criminal Prince ✔
  • || PERJODOHAN ||
  • Cinta Tanpa (ber) Sayap - END
  • Stuck With You [Hajeongwoo]

"Ahh kenapa kepalaku pusing sekali" gumam gerald. Dan dia sangat terkejut saat melihat semua kekacauan di dalam kamarnya, baju-baju yang berserakan di lantai dan tunggu sepertinya saat ini dia sedang berada di dalam kamar reyna dengan keadaan berantakan. "Ya tuhan, apa yang telah terjadi?" gumam gerald dalam hati sambil memijit dahinya pelan. "Uuung" Deg! Gerald langsung menoleh ke sampingnya saat mendengar suara reyna. Dia menatap shock ke arah adik angkatnya itu dan secara perlahan reyna juga membuka matanya, dan dia sangat terkejut saat melihat gerald berada di dalam kamarnya sepagi ini bahkan di atas ranjangnya reyna pun segera bangun, sama seperti yang gerald rasakan reyna juga merasa kepalanya terasa sangat pusing. Namun dia kembali mengalihkan pandangannya saat melihat gerald tidak memakai baju. "Kakak sedang apa di kamarku sepagi ini dan, dan dimana bajumu?" Gerald yang mendengar perkataan reyna pun tersadar lalu kembali melihat kearah lantai, bukan hanya bajunya saja yang berserakan di lantai itu namun baju reyna juga. "Ya tuhan" lirih gerald. Sedangkan reyna belum juga menyadari situasi mereka karena pusing yang menderahnya saat ini. "Kenapa kepalaku pusing sekali" keluh reyna. "Reyna" "Ya kak" "Maaf" "Apa kak?" "Maafkan aku reyna" setelahnya gerald membawa reyna ke dalam pelukannya, dia memeluk reyna dengan sangat erat. Apa yang sebenarnya telah terjadi di antara gerald dan reyna? Penasaran? Kalau begitu selamat membaca! 📖 . . . . . . . . . . . . . . 🍁🍁🍁 Ceritanya ini adalah karangan author sendiri ya, murni dari pikiran author sendiri. Bagi yang sudah Vote and Coment, author sangat berterima kasih pada kalian 🙂. Dilarang Plagiat ⚠️, belajarlah mengarang ceritamu sendiri tanpa menjiplak ide orang lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines