Story cover for Nata by wdewi99
Nata
  • WpView
    Leituras 1,312
  • WpVote
    Votos 44
  • WpPart
    Capítulos 36
  • WpView
    Leituras 1,312
  • WpVote
    Votos 44
  • WpPart
    Capítulos 36
Em andamento, Primeira publicação em out 14, 2018
#1-Tentang Kehidupan (09/09/2019)

Sequel cerita Nara

"Tentang hidup yang tak selalu berjalan dengan mulus."

Siapa yang menyangka, jika seorang Adinata Pratama yang selama ini menjadi penopang bagi Kinara Larasati, dan selalu memiliki cara tersendiri untuk membahagiakan sahabat-sahabatnya, ternyata memiliki masalah dalam hidupnya.
AdinataPratama yang selama ini terlihat kuat dan baik-baik saja, ternyata adalah sosok yang rapuh dan butuh penopang. 
Namun sayangnya, saat ia dalam posisi terpuruknya, ia harus menghadapi semuanya sendiri. Bukan karena ia tak ingin melibatkan sahabat-sahabatnya dan juga Nara, namun pada saat itu mereka sudah jauh dari jangkauannya. Ia perlahan kehilangan semuanya setelah Revaldo Anggara, tiba-tiba hadir dan merusak semua kebahagiaan.
Lalu mampukah Nata menghadapi semuanya sendirian? Akankah ia berhasil bangkit dari keterpurukannya?
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Nata à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#14tentangkehidupan
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going), de librarika
65 capítulos Em andamento
Dunia ini sangat keras dengan perempuan, apalagi bila di masa lalunya terdapat sebuah aib besar 🌟🌟🌟 Mengandung di usia muda karena gaya berpacarannya yang bebas, Zia otomatis menghancurkan kehidupannya sendiri. Mulai dari kehilangan orang tua, berhenti sekolah dan dicemooh orang - orang sekitar, perlahan dia terima usai aibnya itu terkuak. Belum lagi kekasihnya, Elang yang tidak mau bertanggung jawab membuat hidup dia semakin sulit. Seiring bertambahnya usia wanita itu, karena menjadi orang tua tunggal tidaklah mudah, Zia mulai bertekad mencari ayah untuk sang buah hati. 'Hanya bisa menerima masa lalunya' cukup dengan satu syarat tersebut siapapun orangnya pasti akan dia terima, pikirnya. Sempat yakin akan ide tersebut, saat dijalani ternyata Zia justru cuma mendapat luka yang lebih alih - alih calon suami, sebab tak semua lelaki bisa menerima masa lalu buruk pasangannya, begitupun keluarga mereka. "Tentu, aku ingin bahagia, tapi bila mereka terus mempermasalahkan masa lalu apa aku perlu mempertahankan keinginanku untuk menikah?" - Zia Cassiopeia "Jangan menyukaiku, lukaku belum kering, kamu bisa saja ikut menderita karenanya!" - Raden Elang Aghastya "Semua orang punya masa lalu yang buruk, gak terkecuali aku, jadi gakpapa mencoba bangkit lagi dengan bantuan orang lain dan berharap bahagia!" - Garuda Biantara "Aku janji gak akan menuntut apapun darimu, aku bicara begini hanya mau kamu tahu perasaanku selama kita saling berinteraksi dan bertemu supaya aku gak canggung lagi!" - Luna Rea Nanda
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
To the Happy Ending✓ cover
Goodbye cover
"Luka Dalam Senyuman: Kisah Nara" cover
Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going) cover
ALONE [SUDAH TERBIT] cover
ARLITA [Selesai] (Terbit)  cover
ADARA cover
LDR CINTA BEDA AGAMA  cover
Jingga di Langit Biru cover

To the Happy Ending✓

46 capítulos Concluída

Ketika kematian menjemputmu setiap saat, keinginan terbesar dalam hidup Zata adalah setidaknya sekali saja, sekali saja dia ingin mati dengan tenang! Kenapa ia selalu berakhir tragis dan menyedihkan seperti ini?! Dari mati sebagai gelandangan tunawisma di gang sempit, kelaparan sampai malaria, prajurit yang gugur di medan perang, dituduh penyihir sampai hukuman gantung, hampir semua jenis kematian sudah dirasakan oleh Zata. Dia sendiri bahkan terheran-heran bagaimana ia bisa terus menerus mengulang kehidupan dan kematian bagai lingkaran looping yang terus berputar, menjebaknya. Ketika akhirnya ia merasa bosan oleh kehidupan yang terus berulang ini, Zata menumbuhkan satu kebiasaan buruk yang bahkan ia sendiri tidak sadari yaitu, "Ah sudahlah, pada akhirnya aku akan mati lagi!" Begitulah yang sekiranya ia pikirkan sehingga sekarang baginya nyawa bukanlah sesuatu yang berharga lagi. Dia kerap mati konyol dalam insiden-insiden yang sebenarnya bisa ia cegah, hindari, atau malah atasi. Namun pada satu malam, di kehidupan yang entah ke berapa sekarang, di mana di kehidupan ini ia merupakan seorang pedagang kain, bersama para pedagang lainnya Zata berbaur dengan kalangan bangsawan yang tertarik dengan barang mereka. Di satu malam yang cukup mencekam, di pesta yang seharusnya meriah penuh suka tawa, sebuah pemberontakan, kudeta terjadi.