Story cover for Putih Abu! by Nadarayoo
Putih Abu!
  • WpView
    LETTURE 416,152
  • WpVote
    Voti 16,917
  • WpPart
    Parti 170
  • WpView
    LETTURE 416,152
  • WpVote
    Voti 16,917
  • WpPart
    Parti 170
Completa, pubblicata il ott 14, 2018
"Kalau masa SMA lo cuma putih abu aja, coba diteliti ulang. Siapa tahu warna lain lagi sembunyi di suatu tempat!"

@Nadarayoo, 2018
Tutti i diritti riservati
Serie

Putih Abu!

  • Stagione 1
    170 parti
  • copertina di Putih Abu! 2
    Stagione 2
    125 parti
  • copertina di Putih Abu! 3
    Stagione 3
    67 parti
  • copertina di Putih Abu! 4
    Stagione 4
    126 parti
  • copertina di Putih Abu! 5
    Stagione 5
    134 parti
  • copertina di Putih Abu! 6
    Stagione 6
    34 parti
Tabella dei contenuti
Iscriviti per aggiungere Putih Abu! alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#1302k18
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Renjana [COMPLETED] di skyaksa
36 parti Completa
Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
Renjana [COMPLETED] cover
enfermedad [END] cover
Time [END]✔✔ cover
Different ; Hwang Hyunjin [1.0&2.0] ✔ cover
Remaja (What Happen With You?)✓ cover
[✔️]cool and cool // renjun ft nana cover
Yang Terlewatkan [Jaehyun NCT] - Finish cover
HOMOPHOBIC - JAEMJEN cover
Dosbim | Doyoung cover
RIBUT | Na Jaemin cover

Renjana [COMPLETED]

36 parti Completa

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021