SEBUAH RASA

SEBUAH RASA

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 5, 2018
[25-01-17] ~ [16-01-18] Rasa?? Rasa itu ada ketika kita selalu bersama Rasa itu datang dengan sendirinya Rasa itu indah ketika kita mengalaminya Dan rasa itu malu ketika kita mengungkapinya. Tapi rasa itu sakit ketika dilupakan Rasa itu jahat ketika saling meninggalkan Rasa itu kejam ketika kita tak sanggup menahannya. Karena rasa itu gak akan selamanya indah rasa itu akan berubah seiring berjalannya waktu. Tapi percaya lah suatu saat nanti kamu akan merasakan apa itu rasa, rasa yang nyata yang hadir dan pergi dengan sendirinya. [22-02-18] ~ [15-09-18]
All Rights Reserved
#8
sadar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • Narasi patah hati
  • PAINFUL✔[SUDAH TERBIT]
  • Surat terakhir dari mama
  • Tangisan Hati (Completed, Cacat Logika)
  • Izma [ TAMAT ]
  • Aku, Kamu Dan Dia
  • Marriage Is Scary Or Happy?
  • Fight For You
  • Again?

The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.

More details
WpActionLinkContent Guidelines