오빠...

오빠...

  • WpView
    LECTURES 340
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., juin 14, 2019
"Mimpi itu, seperti rotasi bumi, tak pernah berhenti berputar, sama juga seperti kakiku yang berlari di sana, meski setiap terbagun seluruh tubuhku berkeringat, aku tersenyum sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa melihatnya di sana, lalu memanggilnya.. Oppa..."Kim Yoojung. "Seolah ada sesuatu yang hilang dari hidupku, aku selalu mencarinya dalam mimpi, tapi aku tak pernah berhasil menemukannya. Aku hanya bisa mendengar suaranya, dia memanggilku, Oppa..."Jang Kiyong. Ada waktu ketika mata betemu tapi tak saling mengenal, meski hati mereka saling menyapa pikiran mereka terbang jauh. Hari itu burung-burung terbang di atas kota, angin berhembus ramah, orang-orang ramai hiruk-pikuk di sekitar. "Kenapa tersenyum?" "Suaramu, aku membencinya." "Aku tidak mengerti." "Lebih dari pada itu, aku merindukannya." "Hm?" "Dia, yang memiliki suara yang sama dengamu." © Chanie
Tous Droits Réservés
#68
kimyoojung
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Golden Blossoms (End)
  • Our precious love[END]
  • Expectation Of Love (Vrene - Book II)
  • I love you Mami-(Tears S2)-[END]✓
  • Si Chanyeol Dosen Kiler
  • What is Love [✔️]
  • The How of Us✅

Bagaimana jadinya jika orang yang selalu melindungimu kembali, sosok yang selalu kau kira sebagai malaikat kecil. Cinta yang terjalin di taman bermain yang terbengkalai. Tapi tidak mengetahui alasan kenapa dia kembali, tidak tahu jika ia kabur dari rasa penyesalan hingga kematian seseorang. Namun bukan itu alasannya, ia hanya kembali untuk melindungi cinta pertama hingga akhir hidupnya. Tanpa orang lain tahu ternyata ia menderita penyakit yang bisa kapan saja merenggut nyawanya. Tetap tersenyum dengan kesedihan itu untuk membahagiakan sang pujaan hati. Seolah permainan rasa, cinta yang pergi itu ternyata semakin menjauh. "Suaramu tetap membisikkan kenyamanan kepadaku, walau dirimu tak ada lagi. Bagaikan pita kaset kusut yang berputar samar di benakku. Kehadiranmu adalah pernyataan bangga bahwa kaulah bentuk pelindung melebihi kekuatan di dunia ini Sekarang betapa sepinya kini tampah dirimu lagi. Walaupun kenangan kecil sungguh berarti hingga aku ingin merasakannya kembali. Jika bunga masih hidup setelah diinjak kuyakin kisah kita masih berlanjut nanti. Kau tetap membuatku mekar dengan sinarmu yang bagaikan emasnya senja. Kaulah malaikat kecilku yang selama ini kuinginkan lagi. Ku harap tuhan masih bijak untuk menakdirkan pertemuan kita" _kim So Hyun

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu