Garis Lurus Bersuara

Garis Lurus Bersuara

  • WpView
    Leituras 1,392
  • WpVote
    Votos 625
  • WpPart
    Capítulos 14
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jul 13, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
[FOLLOW JIKA MENYUKAI CERITA INI] " Apa itu Cinta? " Kisah kasih yang sudah terasa dalam diri, walau usia yang seharusnya belum mengenal dengan sebutan cinta, namun perasaan akan tetap berkata; begitulah cinta. Aku adalah seorang anak dari kedua orang tua yang hidup di Kota Bandung. Atau aku adalah seorang anak yang lebih cepat mengenal cinta dari anak kecil lainnya. Rasa dalam diri yang membuatku jatuh hati pada pandangan pertama saat itu, aku hanyalah anak berumur enam tahun yang ingin lebih banyak mengenal tentang cinta itu sendiri. Aini Akifah Fadiyah, Aku jatuh cinta pada usia yang seharusnya belum mengerti apa-apa. Semua karnamu, aku merencanakan kisah yang indah denganmu, bersamaku. Walaupun tidak semudah yang aku pikir, tapi akan tetap indah. Kau akan tau itu. Semuanya hanya memerlukan waktu yang begitu lama agar kisah ini tidaklah menjadi sebuah cerita fiktif belaka, aku berdoa Kepada-Nya untuk rencana ini dalam kisah kita akan benar terjadi. Tidak sekarang, tapi nanti. JANGAN LUPA VOTE & BACA!!
Todos os Direitos Reservados
#507
asrama
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • BarraKilla
  • ZiAron [END]
  • Bayi Dosenku 2
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Terima kasih dan maaf
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • DEAR LOVE
  • Mutualism Symbiosis[Hiatus]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Serpihan Luka

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo