We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Remember When

Remember When

  • WpView
    Reads 12,315
  • WpVote
    Votes 187
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 10, 2016
WpInfo
Fanfic
Justin Bieber
Namaku Zee, tepatnya Ziya Annabelle Morrison. Aku menyukai sahabat kecilku bernama Justin Bieber. Kami mendapatkan sahabat baru saat usia kami 13 tahun. Dia bernama Amily Xanders. Aku memberitahu nya bahwa aku mencintai Justin. Dan kalian tahu apa yang terjadi setelah itu? Ami mencoba untuk merebut Justin dariku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY LITTLE ZEE [Revisi]
  • Eurika milik kita
  • DAMN It's L0VE!!
  • Sahabat jadi cinta (YN Dan Harris j)
  • ZeeSha (Aku Kamu Dan Samudra) [END]
  • Terima Kasih, Mas...
  • TOUCHING FIRE'S WATER || HERREN JERK

"Jeje mau mpeng uting kak Chika." "Zee, kamu nakal! Chika kirim kamu ke panti asuhan sekarang juga!" Nama lengkapnya Alzeendera Bumi Antariksa. Umurnya 22 tahun, wajahnya nyaris sempurna namun perilakunya seperti bocah kecil anak 7 tahun. Zee bukan anak idiot. Bukan juga pengidap gangguan mental. Ia hanya seorang pria yang diciptakan nyaris sempurna oleh Tuhan yang sedang kehilangan arah. Kemudian keluarganya tiba-tiba menikahkan nya dengan Yessica Sahar Tamara. siswi kelas 12 SMA yang bahkan belum sempat menikmati masa remajanya dengan utuh. Usianya baru 18 tahun. Tapi kini, ia harus memikul tugas sebagai istri sekaligus pengasuh dan mungkin...seorang ibu..? Entah lah.. "Mungkin kamu bukan yang pertama aku cintai, tapi kamu perempuan terakhir, ending terbaik dari perjalanan Alzeendera." --- 🌧 Apa yang sebenarnya terjadi pada Zee? 🌼 Bisakah Chika menyembuhkan jiwa Zee? 💔 Ataukah justru ia yang akan patah lebih dulu? --- ✨ "Kamu adalah sesuatu yang gak pernah aku harapkan namun kini menjadi kebahagiaan yang sesungguhnya." - Yessica Sahar Tamara.

More details
WpActionLinkContent Guidelines