cinta memang identik dengan pengorbanan, tapi bukankah logika juga ikut andil dalam sejauh mana pengorbanan pantas dilakukan? perlukah sejauh ini berkorban demi mendapatkan orang yang kita cintai? atau, memang itu caranya agar orang yang kita cintai bisa mencintai kita juga?
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
~
adakah cara untuk mengukur perasaan seseorang? jikalau ada, bisakah kau membaginya padaku?
lelah rasanya merasa bimbang, benarkah dia mencintaiku? sebesar apakah cintanya, hingga aku tak perlu lagi mengkhawatirkan hubungan kami?