Intermediate

Intermediate

  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Pemikiranku, aku tak akan menjalani kisah hidup seperti ini berteman dengan penarkoba, pecandu rokok, dan anak yang bersikap minus. Aku pikir mereka hanya sampah masyarakat yang tidak tau norma dan ketentuan. Bukankah mereka masih bisa dikatakan anak-anak karena belum mencapai umur 18 tahun yang masih butuh bimbingan orang tua? What? apa peduli gue? itu hidup mereka, bahkan aku pikir hidupku akan monoton seperti sebelumnya, nyatanya memang roda terus berputar, dan waktu ke waktu akan ada kejutan yang tak pernah kita kira, itu jalan Tuhan yang harus kita lalui, asalkan jangan mengeluh, itulah hidup. "dia, perempuan yang cuek dan punya nilai lebih" - Gang's
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendzone Stuck
  • DENNIES
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • About kevin (End)✅
  • Waktu?
  • Juan [REVISI]
  • It HURTS
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Say Hay Untuk Cogan ✔️
  • Zona Baper

"Sorry gua udah cinta sama lo, sorry juga gua udah ganggu hidup lo dengan perhatian-perhatian yang mungkin menurut lo unfaedah. Semoga kita bisa tetap berteman dan saling berhubungan, Thur." "Hah? Sorry, Ma. Gua ga tau kalo lo cinta sama gua, gua kira itu semua cuma sebatas teman ga lebih, dan sorry banget gua udah punya pacar, Ma. Tentu kita masih bisa berteman." So?? BULLSHIT! Sekarang lo dimana, Thur? Sekarang lo jadi dingin, ga pernah lagi lo chat gue, meskipun gua tau lo udah putus. Mana omongan lo yang katanya tetep temenan? Mungkin karena jarak semuanya berubah nenjadi lebih rumit. . . Langsung dibaca kelanjutannya ya gaesss❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines