Pena Bicara

Pena Bicara

  • WpView
    Membaca 640
  • WpVote
    Vote 75
  • WpPart
    Bab 23
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Feb 16, 2020
Ketika orang awam tak mampu lagi berucap. Atau, ketika bibir ini tak mampu lagi tuk bercakap. Pena mengambil alih. Menuliskan segala hal yang tak bisa terlontar secara lisan. Welcome readers! Let's happy with me!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Indonesian Poetry
  • Menanti dalam istiqomah
  • Kau Puisi
  • Happy Is Bulshit
  • menangis
  • Diary Peri Keceriaan
  • Matahari Kecil

Biarkan puisi-puisiku berbicara. Secukupnya, bukan untuk selebihnya saat bicara bukan lagi menjadi keharusan. Bicara bukan keahlianku, dan menulis sudah menjadi rutinitas ku. . Banyak orang yang membaca puisi ini lalu menyukainya. Namun sedikit orang yang paham akan makna didalamnya. . Selamat membaca. Selamat membaca himpunan aksara absurd yang kelewat absurd ini. Semoga kamu sangat menikmatinya. Menghayati, tenggelam dalam lautan aksara😊. . Happy and enjoy!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan