Puber Kedua (Pelakor Series #4)

Puber Kedua (Pelakor Series #4)

  • WpView
    Reads 26,478
  • WpVote
    Votes 746
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 1, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Kehidupan rumah tangga Arman Hadi Pranoto dengan Dita Pramesti Rahayu awalnya berjalan baik-baik saja. Sebagai suami yang baik, Arman selalu memanjakan Dita dengan segala kemewahan yang ia miliki. Namun hal tersebut tidak bisa membuat Dita bahagia, karena semenjak Arman di vonis oleh dokter menderita penyakit komplikasi, Dita tidak pernah lagi mendapatkan apa yang ia mau dari Arman. Bosan menjalani hidup yang banyak menghabiskan waktu merawat Arman, Dita pun mulai berubah dan mencoba mencari kebahagiaan lain di luar sana. Dita mulai lalai dengan tugasnya sebagai seorang istri sekaligus Ibu dari putri sulungnya yang bernama Adis Emilia Pranoto. Semua itu berawal sejak pertemuannya dengan Reno Wibawa Mukti di sebuah reuni akbar yang di selenggarakan oleh kampus tempat Dita berkuliah dulu. Copyright® by Julieta Syakur 171018
All Rights Reserved
#885
penghianatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • As Possible
  • In Zurich We Fell (END)
  • Kebenaran Rindu
  • My Little Wife
  • And That Moment || TELAH TERBIT
  • MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)
  • Antara Aku Dan Dia S1 (Completed)
  • Aletta Inara [SUDAH TERBIT]

Masa tahun akhir masih berkisah seputar itu saja. Ify harus segera merampungkan masa studi nya dan beranjak dari kampung halamannya. Ia malas mendengar ocehan sanak saudaranya yang terus saja bergunjing tidak jelas. Ia memang, dia suka dirumah. Jarang keluar dan itu sudah terjadi sejak ia menginjakkan kaki di tempat ini. Bersosialisasi pun bisa dibilang sering tidak sering. Ia tak ingin merepotkan diri dengan cokolan tak berfaedah. "Kalau harus memilih, gue lebih pilih gak tinggal disini. Demi Tuhan!". "Kenapa sih Fy? Rumah itu kan punya mama lo". Iya Ify membenarkan hal tersebut. "Gak suka gue! Keluarga gue itu kebanyakan gibah nya! Hal gak penting aja diomongin. Malesin banget!". Di seberang sana teman satu PL nya terkekeh. Ia pernah mendengar cerita ini sebelum nya. "Trus lo mau nya kemana?". "Jauh dari sini deh! Ikut suami aja. Tapi gak dirumah mertua juga kali!". Kali ini Via terbahak. Rumah mertua memang momok yang menakutkan. Begitulah, Ify harus memilih berjalan dengan masa lalu yang masih terngiang di kepala nya atau berjalan angkuh dengan masa depan yang belum tau akan seperti apa menurutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines