Lala Story

Lala Story

  • WpView
    Membaca 34
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Okt 17, 2018
Hi, sisil is back with new story. Cerita ini sih based on true story yang dialami sama gue sendiri as the author yang udah gue tambahanin rempah-rempah, garam, gula, micin, royco, masako, merica bubuk, dan boncabe wkwkw. Yang diharapkan kan sih menimbulkan gejala orang stress yang suka ketawa sendiri dan diharapkan bisa menimbulkan efek ketergantungan buat terus baca cerita ini dan berharap sekali tidak menimbulkan efek samping seperti males, bosen d el el. 😂 But, honestly ini cerita sih cuman sekedar sharing sih plus curhatan hati penulis yang gak sanggup di pendem sendiri. Buat castnya gue pakek nama samaran. Okeh . . . . Ini berkisah tentang anak gadis yang bernama Lala. Lala ini pendiem (kalau dirumah aja sih 😅), perasa, sensitif, baik pada umumnya, pelit pada situasi tertentu, mata duitan yg emang udah kodratnya cewek-cewek, cantik (ini fitnah), tidak sombong dan rajin menabung secara bersamaan 😂. Lala ini menjabat sebagai PENGACARA (pengangguran banyak acara) 😂😂. Yang setelah di tinggal sama almarhumah Mamanya harus banyak ngurus beberapa hal yang belum baru dia jalani dan tau rasanya that is very hard. Gimana kisah hidupnya?? Penasaran?? Yuk syaaay baca wkwkwk 😂😂
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • M E M O R Y  (On Going)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • Tree Story
  • TAKDIR ALYA
  • ON SIGHT (Completed)
  • Arsyilazka

Jika ditanya apa yang spesial dari kehidupan si kembar, Raga dan Arga, mungkin jawabannya tidak ada, andai keduanya tidak pandai-pandai bersyukur. Bagaimana tidak, kepergian sang bunda menjadi titik awal kehidupan mereka yang sesungguhnya. Getir pahit melekat di dalamnya. Arga disalahkan oleh neneknya atas kepergian sang bunda. Lantas rasa bersalah dan trauma yang begitu besar terpatri kuat dalam dirinya, sejak saat itu hidupnya berubah seiring dengan jiwa yang bergonta-ganti mengisi raganya. Kadang, ketika bangun tidur Arga akan merengek layaknya anak kecil yang mencari bundanya. Kadang juga Arga menjadi sosok yang membenci dirinya sendiri, menghancurkan cermin yang ada di kamarnya, lalu berujung menyakiti dirinya sendiri. Raga, nyatanya wajah tampan dan unggul dalam basket tak lantas membuatnya dipandang. Bagi teman sekelasnya, Raga tak lebih dari sampah yang harus cepat-cepat dibersihkan. Bukan Raga tak mau melawan mereka, hanya saja rasanya percuma, mereka terlanjur menjadi budak sekolah yang gila nilai. Lalu, mampukah keduanya menjalani dan melawan segala getir pahit dalam kehidupan? Atau memilih menyerah, berpasrah pada Tuhan? *** Bukan skenario hidup seperti ini yang aku inginkan, memerani tiga tokoh sekaligus dalam satu kali kesempatan hidup. Andai bisa aku ingin terlahir kembali menjadi aku yang hanya satu- Samudra Arga Pratama Aku lelah menjadi senja yang ditunggu dan dikagumi di penghujung waktuku-Samudra Raga Dwitama *** Takkan gugur daun yang menguning itu jika memang belum habis waktunya. Takkan turun rintik hujan itu sekalipun langit telah menggelap jika memang belum saatnya. Pun dengan jantung yang takkan berhenti berdetak jika memang Tuhan belum berkehendak.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan