Cinta Lama Bersemi Kembali

Cinta Lama Bersemi Kembali

  • WpView
    LECTURES 61
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., oct. 30, 2018
"Benarkah ini, Vita?" suara Bima tersendat. "Bima...." sahut Yovita. Suaranya lirih dan bergetar. Ia mendongakkan kepalanya. Bima merentangkan tangannya. "Vita...." Rasa itu tak dapat terbendung oleh Yovita. Gadis itu langsung menubruk Bima dengan jeritan tangis. Kepalanya disandarkan di leher Bima. "Aku bukan gadis yang suci lagi, Bima...." "Aku tak kenal istilah itu, bisik Bima di telinga Vita. "Kamu tetap Vita yang kukenal. Lupakan peristiwa itu." Cinta yang pernah kering dan layu itu kini mekar kembali.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ELGITA  (TERBIT)
  • Sweet Yet Bitter (COMPLETED)
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • BULAN [Selesai]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • Juan [REVISI]
  • KOTA BANDUNG & GITA

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu