Chiisana Tenohira

Chiisana Tenohira

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Tue, Oct 23, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Hanya bisa tersenyum dari kejauhan dan selalu merasa bahagia walau hanya melihatnya dari kejauhan saja. Aku sangat menyukainya, tapi aku tak bisa berbuat apapun untuk bisa membuatnya tahu tentang perasaanku kepadanya. Bahkan sampai dia pergi dua setengah tahun yang lalu, masih terlihat jelas diingatanku terakhir kali aku melihatnya. Ketika itu fuyuyasumi sedang berlangsung, dan saat itu pula aku masih duduk dibangku kelas dua SMP. Aku dan ayah menjemput kedatangan nenek dan kakek di bandara. Tak sengaja aku melihatnya bersama seorang lelaki dewasa yang mengenakan mantel berwarna hitam duduk tepat disampingnya. Aku rasa itu ayahnya. Mereka duduk diruang tunggu bandara dengan tas dan koper yang mereka bawa. Saat itu, aku bertanya-tanya sedang apa dia di bandara. Perasaanku bercampur aduk dengan banyak pertanyaan bersarang dikepalaku. Mungkin mereka pergi berlibur? Tapi tetap saja aku takut sesuatu hal yang tak kuinginkan terjadi. Tak lama kemudian mereka berdua pergi meninggalkan ruang tunggu. Saat fuyuyasumi berakhir, di hari pertama kembali ke sekolah aku tak pernah melihatnya lagi. Ternyata sesuatu hal yang kutakutkan benar terjadi. Bahkan sudah dua setengah tahun berlalu aku tak pernah melihatnya lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Destiny (Complete)
  • BestFriend [REVISI] - BTS BROTHER (END)
  • Married With Ex-Idol
  • GAZE
  • My Past
  • 8 LETTERS [chenle-ningning]
  • Kuas,Cat dan Cinta
  • DUDA SOMPLAK (SEOKJIN X YN) Complete✓
  • Crazy Student and Bad Teacher
  • WIANBU

Kenzo Julian Adhytama "Gue nggak pernah nyangka, kalau gue bakal ketemu lagi dengan gadis itu. Setelah beberapa tahun lamanya gue pindah dari rumah lama gue. Takdir seolah mempertemukan kami kembali dan gue bertemu dengannya di sekolah. Dia menyapa gue, tapi gue hanya mencuekkannya. Dalam hati, gue pingin banget meluk dia dan mengatakan betapa kangennya gue sama dia. Tapi, gue nggak mau dia deket-deket sama gue karena gue nggak ingin ngeliat dia terluka nantinya mengingat betapa banyaknya musuh-musuh gue. Apakah gue mampu berlama-lama bersandiwara untuk tidak mempedulikannya?" Aqilla Geffi Arawindha "Aku pindah dari rumah ku beberapa tahun yang lalu untuk pergi ke luar negeri. Aku meninggalkan seseorang yang sangat berarti dalam hidup ku, tapi aku gak pernah mengatakan padanya alasan kepergian ku ke luar negeri yang tiba-tiba itu. Aku hanya gak mau menjadi beban bagi dia. Tapi, ternyata Tuhan membuat ku bertemu kembali dengannya di sekolah baru ku selepas aku kembali dari luar negeri dan pindah ke kota baru. Namun, dia seolah menjauh dari ku setiap kali ku dekati dan bahkan dia seolah tidak pernah mengenal ku saat pertama kali aku bertemu dengannya. Apakah waktu memang benar-benar telah menghapus ku dari ingatannya? Terlebih dari dalam hatinya?" Fabian Kevlar Antonio "Gue mencintai seorang gadis. Dia cantik, manis dan tak ada satupun kecacatannya di mataku, dia sempurnah di mataku. Gue mengenal dia sejak lama, sejak gue masih tinggal di kota yang sama dengannya sebelum akhirnya dia pindah. Gue dipertemukan lagi dengannya oleh Tuhan di sekolah yang sama dan kelas yang sama pula. Tapi, dia tidak mengingatku karena yang ada di ingatannya hanyalah satu orang saja yang gue tahu pasti siapa lelaki itu. Apakah kali ini gue bisa membuatnya melihat ke arah gue dan bukannya ke arah yang lain?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines