Story cover for Suri Agatha by Junekoo1
Suri Agatha
  • WpView
    Odsłon 178
  • WpVote
    Głosy 7
  • WpPart
    Części 3
  • WpView
    Odsłon 178
  • WpVote
    Głosy 7
  • WpPart
    Części 3
W trakcie, Pierwotnie opublikowano paź 17, 2018
Suri Agatha gadis cantik berusia tujuh belas tahun kabur dari rumah karena akan di tunangkan dengan Arjuna Avrael Harnoto pemuda tampan bermata  tajam yang begitu menakutkan bagi Suri. Sialnya lagi mereka bertemu di jalan dan Juna-pangilnya- memaksa Suri untuk pulang dan menerima perjodohan ini.

"Ayo pulang." Ucap Juna waktu itu begitu membuat merinding badan Suri.

"Gue gak mau pulang sama lo." Cewek itu berusaha melepaskan cekalan erat Juna.

"Lo buat keluarga lo khawatir tau gak."

"Mereka bukan keluarga gue." Teriak Suri owok itu kembali memaksa Suri masuk kedalam mobil dengan kasar Juna cepat-cepat masuk ke mobilnya.

"Mulai sekarang lo harus nurut sama gue kalo engga." Juna mengantungkan kalimatnya.

"Gue perkosa lo ngerti." Ancam Juna membuat Suri bulu kuduk siapapun merinding, mulailah saat itu kehidupan Suri menjadi tidak tenang bertunangan dengan cowok tukang ancam dan posesesif itu.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Zarejestruj się, aby dodać Suri Agatha do swojej biblioteki i otrzymywać aktualizacje
lub
#16juno
Wytyczne Treści
To może też polubisz
To może też polubisz
Slide 1 of 9
Possesive Playboy cover
[MTS 1] More Than Possessive [Sudah Terbit] cover
Archeer cover
Painful By Accident (Completed) cover
ALETA cover
REALIZE [END] cover
Heart Stealing ♤ cover
Na! cover
Game Over: Losing Control cover

Possesive Playboy

90 części Zakończone

Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."