Rain & Dusk (ON GOING)

Rain & Dusk (ON GOING)

  • WpView
    Reads 351
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
High rank🎖 #963 - dilema (1 April 2020) #850 - dilema (18 April) #205 - sendu (20 April) #71 - sendu (22 April) #96 - sendu (23 April) #5 - semuarasa (1 Mei) #7 - semuarasa (4 Mei) #9 - semuarasa (7 Mei) #9 - semuarasa (9 Mei) #111 - sendu (11 Mei) #153 - sendu (15 Mei) #1 - semuarasa (17 Mei) #787 - dilema (24 Mei) #9 - semuarasa (28 Mei) #642 - sendu (30 Mei) #11- semuarasa (6 Juni) #9 - semuarasa (12 Juni) #614 - sendu (15 Juni) Seorang gadis cantik yang sangat menyukai senja. Yang selalu ingin melihat senja. Baginya, senja adalah sesuatu yang membuat hatinya tenang, terhanyut dalam sinarnya yang memukau. "Abang, mau liat senja di bukit." rengek Ara kepada Risky. "Iya tenang aja pasti liat senja kok," ucapnya sambil mengacak-acak puncak kepalanya. "Jangan lupa bawa kameranya ya bang, biar bisa diabadikan momentnya." Iky hanya mengangguk dan menuruti ucapan adiknya ini. Dia sangat menyayanginya. Karena setiap moment tak akan pernah terulang kembali. Jika memang moment itu terulang kembali tidak mungkin melakukan hal yang sama. Jadi abadikan moment itu. Naura atau biasa dipanggil Ara oleh teman terdekatnya itu sangat menyukai berbau tentang senja. Dia juga menyukai hujan. Seolah dua hal itu selalu bisa membuatnya nyaman. Entah ada hal apa yang membuatnya menyukai dua hal itu. Mungkin ada rahasia dibalik dua hal itu. Penasaran? Baca donggggg.... jangan sampe ngga bacaaa yaaaa Cover by : @msarjana
All Rights Reserved
#65
tangis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines