We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Keluarga Nalia (Nassar & Aulia)

Keluarga Nalia (Nassar & Aulia)

  • WpView
    Reads 19,708
  • WpVote
    Votes 978
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 29, 2021
WpInfo
Fanfic
Mengkisahkan biduk rumah tangga Nalia yang baru saja dimulai lembaran barunya. Dengan mempertahankan prinsip, keduanya berusaha menutupi syahnya pernikahan mereka. Diselingi tingkah usil dari keempat sahabatnya membuat suasana semakin heboh dan menggemaskan. "Semoga saja."
All Rights Reserved
#37
alivers
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • Until I Found You [END]
  • CHAIRA
  • my cold human
  • My Lovely Wife
  • DENDAM  (markhyuck) | [END]
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)

"Yayah! Mau kan jadi Yayah benelannya Aila?" tanya Aira dengan begitu gemas. Fadhil tersenyum lembut sambil mengusap puncak kepala gadis kecil di gendongannya. "Tanya Bunda kamu, mau apa tidak menikah dengan Yayah kamu ini?" Nayara yang berdiri tak jauh dari dua orang itu menunduk dalam. Ia meremas ujung jilbab panjangnya karena lontaran kalimat dari lelaki yang baru-baru ini hadir dalam kehidupannya dan putrinya. _____ Aira itu seperti matahari, dia bersinar menerangi setiap kegelapan dalam hidup Nayara. Aira telah membawa cahaya yang sedikitnya memberi Nayara alasan untuk kembali menjalani kehidupannya dan mencoba melupakan masa lalunya. Di sisi lainnya, bagi Fadhil kehadiran Aira dalam hidupnya adalah anugerah terindah dari Tuhan. Sebab gadis kecil yang menggemaskan itu telah menuntunnya menuju matahari yang dirinya cari untuk menyempurnakan harinya. Aira adalah perantara yang di kirim Tuhan untuknya agar bisa bertemu seorang perempuan sederhana yang ia yakini akan menjadi penyempurna ibadahnya. _____ "Mas, Aya boleh bertanya sesuatu?" Perempuan dengan balutan mukena itu menatap penuh harap pada sosok lelaki yang kini duduk bersila di hadapannya sambil memegang mushaf Al-Qur'an di tangannya. "Tentu boleh, tidak ada larangan. Jadi istrinya Mas ini mau bertanya apa hm?" Lelaki itu sedikit mencondongkan tubuhnya lebih dekat. Menunggu pertanyaan apa yang akan istrinya tanyakan. "Kenapa Mas sangat suka dengan surah Asy-Syams?" tanya sang istri. Lelaki itu tersenyum lembut sambil menatap lekat mata istrinya. "Asy-Syams yang artinya matahari. Mas senang dengan nama itu, karena nama itu mengingatkan Mas kepada kamu dan Aira. Kalian seperti matahari yang cahayanya telah menyentuh hati Mas. Dan sebagaimana matahari telah menyempurnakan hari. Seperti itulah kamu dan Aira telah menyempurnakan kehidupan Mas." _____ Ayo di baca beberapa part aja dulu. Siapa tahu kamu tersentuh(◠‿◕)

More details
WpActionLinkContent Guidelines