Mas Dokter Is My Imam [COMPLETE]

Mas Dokter Is My Imam [COMPLETE]

  • WpView
    Reads 153,294
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 19, 2019
terkadang cinta itu membutakan, membuat orang tersebut merasa selalu benar tanpa mau melihat kebenaran yang sesungguhnya -nadhifa afshen meysha farabi- mencintai tak harus memiliki, karena hanya dengan melihatnya bahagia aja itu sudah lebih dari cukup. -abinaya hashif abrisam- . Kalo ada part yg sedikit jangan protes ya karena di part tersebut aku udah bingung mau dibuat seperti apa. Aku minta maaf jika kalian tidak nyaman membaca karena part yg sedikit, tolong hargai karya seseorang jangan seenaknya comment dengan perkataan yg menyinggung, bisa saja orang yg kalian commeni itu merasa tidak nyaman atau apa lah itu, membuat ia tidak mau melanjutkan karyanya kan sedih pembacanya dan juga jika kalian bilang ceritanya berbelit belit kasih buktinya yg detail biar bisa aku perbaiki. itu aja yg ingin aku sampaikan makasih buat yg udah mau baca ceritaku tersebut. Rank: 28- maret- 2019 ~> 25#kesedihan ~> 1 #perseteruan ~> 11#kekecewaan ~> 72# penyesalan ~> 107#konflik ~> 135# romantic ~> 136# pengkhianatan ~> 764# perjodohan
All Rights Reserved
#40
perseteruan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • SANG PENAKLUK HATI SYAKIRA (On going)
  • REGRET [END]
  • Tangisan Hati (Completed, Cacat Logika)
  • Sheina (Terbit)
  • Maafkann [END]
  • LENGKARA
  • Cassandra✔✔
  • ℂ𝕠𝕟𝕧𝕖𝕟𝕚𝕖𝕟𝕔𝕖
  • About Naskala [on going]

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

More details
WpActionLinkContent Guidelines