backstreet

backstreet

  • WpView
    Reads 47,665
  • WpVote
    Votes 1,602
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 28, 2020
Backstreet? Suatu hubungan yang tidak banyak diketahui oleh orang, pasti seseorang yang melakukan hubungan nya dengan backstreet punya maksud dan tujuan tersendiri. Salah satunya Zahra Syahira dengan zafran Adi Pratama, bagi Zahra atau yang suka di panggil Ara. Ia sudah memiliki pemikiran seperti ini. 'di umbar ataupun tidak, kita ya tetap kita' Dari situlah mereka berdua tidak pernah mengumbar tentang hubungannya, tapi Ara punya teman dekat yang mengetahui tentang hubungannya yaitu irada Nasya. Setiap hubungan pasti saja ada cobaan nya, tidak lain dan tidak bukan adalah. Risa endriya, saudara kepala sekolah SMAraA cendrawasih. Siapa yang tidak tau dia? Satu sekolah pasti mengenal nya, dan ternyata ia menyukai zafran. Risa dan Ara berbanding terbalik, Risa terkenal di sekolah. Ara tidak, Risa mempunyai teman yang banyak. pun tidak, banyak keterbalikan di Antara mereka berdua. Lalu zafran? Haruskah dengan Ara? Atau Risa? INGIN TAU KAN KELANJUTANNYA??, AYOK DI BACA DAN JANGAN LUPA VOMENT
All Rights Reserved
#143
pertengkaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantas (END)
  •  Hope Come Back  ( Completed )
  • AZIL (TAMAT)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • What If [SUDAH TERBIT]
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • Struggleβœ”
  • VARA [HIATUS]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkapβœ”
  • He is not My Best Friend (End)

PERINGATAN ⚠️ Di beberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

More details
WpActionLinkContent Guidelines