Hinggap
  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 3, 2019
Malam sudah larut, bahkan terdengar ayam berkokok yang bersahutan. Kecuali Nan, tujuh sekawan sudah terlelap dengan melepaskan lelah. Remaja itu masih asik berinstagram ria. Matanya yang memerah tidak dihiraukannya. Pikirannya jauh melayang pada pemilik akun yang sedang dikunjunginya. Entah karena keheningan malam, atau karena paras cantik sang gadis, pandangannya lekat pada foto-foto di akun tersebut. Bahkan ia berpikir mungkin ia keliru, bagaimana mungkin bintang malam ini yang seharusnya dilangit ada di layar ponselnya? Cukup lama berpikir, akhirnya ia mengirim pesan lewat Direct Mesenger. "Follback" Hanya kata itu yang mampu ia kirim. Ada kelegahan, dan kecemasan. Entah karena apa, padahal yang seperti ini sudah biasa ia lakukan jika melihat gadis cantik di Aplikasi ini. Ia langsung menutup Aplikasinya dan memutuskan hendak tidur, namun terhenti karena notifikasi dari sang gadis. Siapakah sang gadis? Seperti apa sosok Nan? Dan apa yang terjadi pada mereka selanjutnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BOOK 2 MISSION SERIES: MISSION IN TRIVIA (Pindah ke Innovel)
  • GABUT SQUAD
  • Abu Abu [ completed ]
  • •Pantai Terlarang Rahasia Umum•
  • BOOK 1 MISSION SERIES: MISSION IN CASE (Pindah ke Innovel)
  • LANGIT DI BALIK JENDELA
  • AYO MOVE ON!
  • Si Manis
  • Kelas A [End]
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)

Apakah kalian tahu kalau di dunia ini ada yang namanya hal-hal sepele? Hal-hal seperti itu yang biasanya tidak mendapat perhatian lebih. Tapi bagaimana jika hal sepele itulah yang jadi masalahnya? Sesuatu yang belum benar-benar selesai dan menjadi masalah baru. Kalian bingung? Begitu pun mereka. Mereka kira semua sudah berjalan dengan baik sekarang. Namun nyatanya kejadian mengerikan setahun lalu yang pernah mereka lalui bukanlah akhir dari masalah ini. Masih ada orang yang mengharapkan kehancuran mereka. Setiap nyawa menjadi bayaran untuk setiap kegagalan. Terlalu cepat bergerak akan menjadi kecerobohan. Terlalu lambat bergerak akan menjadi kelalaian. Misi balas dendam ini sepertinya belum akan berakhir sampai mereka sendiri yang berhasil menyelesaikan. Lalu apa yang harus mereka lakukan? Selamat membaca. Nb: Saya sarankan untuk membaca seri pertama Mission Series-yaitu Mission In Case-terlebih dahulu sebelum membaca cerita ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines