"Temenan" Sama Mantan || On Going || Rewritten

"Temenan" Sama Mantan || On Going || Rewritten

  • WpView
    Reads 2,781
  • WpVote
    Votes 187
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 9, 2025
Bisma Aresha Pratama dan Katyania Putri telah menjalin hubungan sejak awal masa SMA. Namun, seperti banyak kisah cinta remaja lainnya, hubungan mereka tak selalu mulus. Mereka kerap terjebak dalam siklus putus-nyambung, saling mencintai namun juga saling melukai. Hingga pada hari kelulusan, mereka memilih jalan masing-masing-Bisma merantau ke Jogja untuk kuliah, sementara Katya tetap di Jakarta. Meski fisik mereka terpisah, hati keduanya masih saling terpaut. Mereka mencoba menjalani hidup baru: berteman, berkabar sesekali, hingga mencoba membuka hati untuk orang lain. Namun waktu justru memperjelas satu hal-perasaan itu tidak pernah benar-benar hilang. Ketika salah satu dari mereka menyerah pada pura-pura kuat, pengakuan hati kembali mengalir. Mungkinkah pertemanan setelah mantan berakhir dengan pernikahan? Atau masa lalu akan kembali menghantui langkah baru mereka? Lagi belajar pakai POV 3, jadi kalau banyak salahnya, banyak kurangnya, boleh di maki😊. 📝 Starting again in August 2025 21 Januari 2019 🔜February 2019 ☘01 Februari 2019☘
All Rights Reserved
#192
balikan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • Heyu : Second Gear
  • The Cold Ceo's Hidden Heir
  • Skyline Marriage
  • GUMI [Completed]
  • El and Jerganio (End)
  • Kamu Hanya Milikku

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines