Bangkit Dan Bangun

Bangkit Dan Bangun

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Oct 22, 2018
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Ketika sesuatu yang kamu raih Itu mengalami kegagalan dan kehancuran.. Ingatlah.. Bagaimana kamu yang mencoba Untuk membangun nya.. Dengan penuh keringat yang basahi tubuh mu.. Jadi bangkit la Kamu dari keterpurukan mu.. Sudahi kesedihan mu.. Coba la kamu bangun Untuk menjadi yang lebih baik dari apa Yang kamu buat.. Buktikan.. Bahwa keterpurukan tak harus di tangisi Tetapi harus di lawan.. Karena kebahagian tak ada yang instan.. Semua perlu proses.. Mungkin proses itu sakit tetapi Ketahuila proses itu adalah perbuatan yang asyik.. Dari proses kita mengerti pahit nya hidup.. Bangun bangkit dan berikan senyuman yang indah untuk menyambut kebahagian yang sedang menanti mu..
All Rights Reserved
#16
ungkapanperasaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • AMERTA DALAM AKSARA
  • psychologycal
  • KONSEKUENSI HATI
  • Luka Yang Kurindu [mewgulf]
  • BEDA USIA AGAIN JILID 2,( END' )

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines