Story cover for Sebatas angan by fpslqls
Sebatas angan
  • WpView
    Reads 4,084
  • WpVote
    Votes 311
  • WpPart
    Parts 104
  • WpView
    Reads 4,084
  • WpVote
    Votes 311
  • WpPart
    Parts 104
Ongoing, First published Oct 22, 2018
sebuah quotes tentang rasa dan kata yang tak bisa untuk diucapkan
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Sebatas angan to your library and receive updates
or
#484penghianat
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
The Wolfe's Countdown cover
Chana's Transmigrasi cover
REGAN's Crazy Wife cover
Whispers In The Dark cover
BACKSTREET  cover
REZELLA cover
𝕋𝕨𝕠 𝔻𝕖𝕒𝕥𝕙 [TERBIT] ✓ cover
CINTA NYATA  cover
Yanpin Family cover
Our ribbon  cover

The Wolfe's Countdown

41 parts Ongoing

Tanpa bicara sepatah kata pun, Axel berjalan menuju ranjang. Dia duduk di tepi kasur, memunggungi Lucia, lalu mulai melepas sepatunya. Lucia gemetar hebat. Apa yang harus kulakukan? Apa aku harus membantunya? Atau diam saja? Axel menoleh ke samping, menatap Lucia yang sedang memeluk lututnya sendiri seperti landak ketakutan. "Kenapa kau duduk di situ seperti patung?" tanya Axel, suaranya serak dan dalam. "S-saya... menunggu instruksi, Tuan," cicit Lucia. Axel mendengus. Dia berbaring telentang di kasur, mengambil tempat yang luas, menyisakan sedikit ruang untuk Lucia. Dia menatap langit-langit kamar yang tinggi. "Berbaring," perintah Axel.