Tuhan,Mengapa Aku Berbeda?

Tuhan,Mengapa Aku Berbeda?

  • WpView
    Reads 16,443
  • WpVote
    Votes 705
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 7, 2018
[TAMAT] percayalah bahwa manusia terlahir memang tak sempurna, seperti gadis remaja ini yang harus hidup dengan rasa sakit dan penderitaannya. takdir yang membuatnya harus kuat dan bersikap dewasa sampai dimana lelah itu datang dan pergi tanpa pamit Start °6 November 2018 Fin °7 Desember 2018 [Belum revisi] ®Rank 290620 #michelle 11 290620 #nay 11 290620 #nayla 40 290620 #sadending 427 290620 #friend 787 290620 #cancer 64
All Rights Reserved
#252
sadending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • This Really Hurts [END]
  • Lost Haven [END]
  • Best Friends [END]
  • Another Pain (END) ✔
  • Devaul • completed
  • REYHAN || END
  • LEUKIMIA (Selesai) ✅
  • GADIS LANGIT
  • SAD LIFE (TAHAP REVISI)
  • Rumah Tak Lagi Pulang [On Going]

[Teenfic, Friendship, Angst, Romance] ~Second Story~ 🎖 # 1 Penderitaan - 24 Mei 2023 🎖 # 1 Angst - 28 Januari 2022 🎖 # 1 Kesedihan - 7 Januari 2022 🎖 # 1 Rapuh - 14 Agustus 2021 🎖 # 1 Hancur - 25 Agustus 2021 🎖 # 1 Broken - 30 Agustus 2024 🎖 # 2 Lelah - 29 Maret 2023 🎖 # 3 Keluarga - 16 Agustus 2022 🎖 # 4 Sakit - 28 Januari 2022 Do not plagiarize if you feel you are not trash! Cover by Pinterest ...... Latisha, seorang gadis tangguh yang selalu berusaha menyembunyikan kerapuhannya dari orang-orang sekitar. Sedari kecil ia mengalami berjuta kepedihan. Dimulai dari tak dianggapnya ia oleh kedua orang tuanya sendiri karena sebuah kejadian buruk di masa lalu. Dijauhi dari pergaulan sebab dianggap munafik. Hingga mengidap penyakit kronis yang mematikan. Tidak ada kata bahagia sama sekali di dalam hidupnya, sampai-sampai dia selalu memohon agar tak diberikan kesempatan lagi untuk bisa membuka kedua mata di pagi hari. Gila memang, tapi dia tidak berbohong. Dia ingin menyerah, namun tak pernah bisa. Dia tak bisa pergi meninggalkan dua orang yang sangat dia sayangi, yaitu adik dan teman sekaligus sahabat pertama yang dia punya. Seorang sahabat yang telah berhasil membuat dia kembali mengenal senyum dan tawa. Seorang sahabat yang sudah dia anggap seperti keluarga. Seorang sahabat yang tanpa sadar dirinya cintai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines