: )
  • WpView
    Reads 230
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 7, 2019
Besoknya, kita beneran bolos sekolah bareng. Jalan-jalan diatas trotoar dipinggir jalan, menikmati susana kota sambil ngobrol. Lama-lama kita mulai saling terbiasa. Gue pun cerita kalau gue sebenernya udah di keluarin dari sekolah. Dia sedikit shock dengernya, tapi nggak berlebihan dan malah ngasih semangat untuk terus maju, Erlita orang yang baik. Erlita bilang kalau dia mulai tertarik sama gue sejak acara jurit malem di sekolah. Gue yang nggak percaya pun bertanya "Kenapa sih, lo tertarik sama gue, padahal gue nggak cakep-cakep amat. Kaya juga nggak, baik... juga nggak. Kenapa sih?" Dia tersenyum "Kalo lo cakep trus gue suka sama lo, itu artinya gue nafsu. Kalo lo tajir trus gue suka sama lo, itu artinya gue matre." Erlita megang pundak gue, kemudian bilang "Nggak tahu kenapa, ketika ngeliat lo hati gue rasanya nyaman. Sama kayak yang lo rasain semalem." Gue tersipu, mulut gue kaku. Jantung gue berdetak cepat. "Mungkin mulai nanti malem dan seterusnya, bukan tidur yang bikin aku mimpi, tapi kamu" Kata Erlita sambil tersnyum manis. Pohon-pohon sedikit bergoyang tertiup angin, daun keringnya beguguran. Jalan raya di samping kita mulai di padati aktifitas orang-orang yang sibuk. Cuitan burung pipit yang saling bersautan seakan memeriahkan suasana pagi yang menyenangkan. Gue memandangi Erlita yang tersenyum, rambutnya melambai tertiup angin. Saat itu dia keliatan anggun dan cantik banget.
All Rights Reserved
#616
non-fiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SATRIA (Completed)
  • ALFANO (MASIH REVISI)
  • LANGIT & BULAN
  • DIA
  • stay strong [END]
  • AYKA
  • He is Cold or Warm
  • GERALDI [SUDAH TERBIT]
  • Be my Sweet Darling  [END]
  • PEKA

WARNING!!! INI CERITA ANAKNYA YOGI DAN KINARA (MY ICE BOY) "Dan lo siapa? Berani-beraninya lempar gue pake kertas ini?" Dia merebut kertas itu dari tangan gue dan menunjukkannya. Gue kaget, gue kesel, kenapa dia malah nanya balik sih! Bukannya jawab dulu pertanyaan gue tadi! Gue mengangkat tangan sambil mengepalnya "Uuh, kalo lo cewe gue jambak tuh rambut" "Oh yah?" "Yaelah nih cowo kurang ngajar banget sih" "Lo gak tau gue?" "Dih, siapa juga yang mau kenal sama lo" "Banyak yang mau kenal sama gue" Jawabnya sombong. "Oh yah? Masa sih?" "SATRIAAAAAA!!!!" Gue mendengar teriakan cewe-cewe yang menggelegar di sekolah. Untung sekolah gak runtuh. Mereka berlari ke arah kita sambil membawa berbagai barang. Ada yang pegang coklat, bunga, bahkan boneka:v Gue mengerutkan kening menatap mereka. Meresa heran dengan semua ini. Gue liat cowo yang di hadapan gue itu, dia malah tersenyum miring seolah-olah mengatakan "Gue punya banyak Fans disini" "So gimana?" "Bodo amat!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines