LAST
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 23, 2018
Aku mengenalnya diakhiri semester kelas 7 SMP. Itu pun karena sahabatku berteman dengannya, jadi aku tuh dikenalin sama sahabatku. Lebih tepatnya aku maksa sababatku untuk ngenalin aku dengan teman barunya. Mentang-mentang punya teman baru, aku dicuekin. Aku kesal, seperti apa sih teman barunya. "Ka, kenalin nih sahabatku" akhirnya Aya mengenalkan aku padanya. "Hai... Jika" aku mengulurkan tangan padanya satelah Aya menyikut lenganku, tidak lupa aku tersenyum ramah, meskipun aku kesal. "Aka" dia menerima uluran tanganku tanpa membalas senyumku tapi malah langsung memalingkan wajahnya. Sombong, ya itu kesan pertama yang aku terima darinya. _Jika Aku gak sengaja kenal sama dia. Namanya Jika, sahabat dari teman baruku Aya. Saat itu aku dan Aya sedang asik membicarakan salah satu novel Tere Liye di taman baca sekolah. Tiba-tiba ada yang meneriakkan nama Aya. Hal itu membuat anak-anak yang ada di taman menengok ke sumber suara, sedangkan Aya hanya menggelengkan kepalanya. Dia menarik lengan Aya yang duduk di depan ku. "Ooh ini temen barumu yang sukses bikin kamu cuekin aku?" "Apaan sih ay, dateng-dateng bawa muka jutek. Emang kapan aku cuek sama kamu" "Barusan. Kamu gak mau kenalin aku sama dia?" Samar-samar aku mendengar percakapan mereka yang membelakangiku. Dia meminta Aya agar mengenalkan dirinya padaku. Sampai sekarang aku masih mengingat bagaimana dia mengenalkan dirinya. "Hai... Jika" dia mengulurkan tangannya kepadaku tidak lupa memberikan senyum manis. Menampakan lesung pipinya. "Aka" aku menerima uluran tangannya. Melihat dia tersenyum, hatiku berdebar jadi langsung saja aku memalingkan wajah darinya. Tidak disangka debaran itu bertahan sangat lama, tidak sedikitpun melebur dari hatiku. _Prakasa Samudra
All Rights Reserved
#70
sosweet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyimpan Rasa (END)
  • Kuas,Cat dan Cinta
  • LABIRIN TAKDIR
  • No Longer Mate
  • Melody Arthadiesa
  • Kelas A [End]
  • Cerita Cinta SMA [TAMAT]
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Walk On Major

"Aku baru sadar bahwa perasaanku sama Raisa lebih dari sekedar teman, tetapi apa Raisa juga merasakan hal yang sama?" Ujarku dalam benakku Saat itu aku mengajak Raisa ke taman kota dan kemudian aku mengajaknya bermain di sebuah ayunan, aku sangat bahagia saat melihat dia bahagia ketika dia besamaku. Namun seketika itu semua menjadi runtuh saat kedatangan seorang lelaki, dibalik kejauhan dia memperhatikan kami berdua dan kemudian tiba-tiba di memegang tangan Raisa dan mengajaknya pergi. "Sa" ungkapnya sembari memegang tangan Raisa "Kak Yudha, kok ada disini?" Tanya Raisa dan kemudian dia merampas tangan Raisa dari genggaman ku Aku kira cerita cinta masa SMA aku akan berlalu begitu saja, meski meninggalkan kenangan yang sedikit menyakitkan namun pula menyisakan banyak sisa-sisa kebahagiaan yang apabila aku terkenang maka akan membuat aku rindu akan masa-masa itu. Bukan hanya dengan cerita kala itu, namun juga orang-orang dalam kisah hidupku. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines