Arishta

Arishta

  • WpView
    Leituras 5,768
  • WpVote
    Votos 2,110
  • WpPart
    Capítulos 49
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, mar 12, 2024
*colaboration story by: Putriyxx dan HapsariRafela Arishta Davine Galena. Seorang gadis yang tinggal di panti asuhan Kasih Sayang. Ia tak pernah tahu bagaimana rupa orang tuanya dan alasan mengapa dirinya di buang di panti asuhan. Walau begitu, ia tak pernah larut dalam kesedihannya. Di kesehariannya ia dikenal sebagai gadis yang selalu ceria dengan tingkah lakunya yang membuat orang di sekitarnya merasa nyaman bersamanya. Hingga pada suatu hari kehidupannya mulai berubah. Teror demi terror mulai menghantui dirinya juga sahabatnya. Teror penuh teka-teki yang akan mengungkap identitas asli seorang Arishta. _________________________ "Lo? Jadi selama ini... " "Gila! Gue gak nyangka selama ini Lo pelakunya. Gue kecewa sama lo. " "Lo tega nusuk kita dari belakang!" "Brengsek! Lo gak pantas di anggap teman!" "Ini hanya permulaan. Karena permainan yang sesungguhnya akan segera dimulai!" ucapnya dengan seringai devil.
Todos os Direitos Reservados
#7
diktator
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Astronomi
  • Asya Story (SELESAI)
  • Letha
  • DEVEN [SELESAI]
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • GALANG [SELESAI]
  • SHILA [END]
  • Maaf, Aku Terlambat END✅

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo