We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ta'aruf "The Halal Journey"

Ta'aruf "The Halal Journey"

  • WpView
    Reads 596
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 15, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
Kalau di tanya mau wisuda dulu atau nikah, ya aku pilih wisuda dulu. Ujian skripsi itu gak serem-serem amat kalau persiapannya udah mateng, Dosen pembimbing juga gak galak kalau kamu bisa ngambil hati doi, atau seperti kata kakak saya "tergantung amal ibadah". Uppss... Yang serem itu lagi asik-asiknya menikmati kuliah terus di suruh nikah! Deng~ Kalau kamu gak mau nikah bisa milih mau di berhentiin kuliah atau di coret namanya dari Kartu keluarga. Serem kan? Nah itu namanya the power of emak-emak, kalau gak nurut di cap anak durhaka. Kaila Ayudia Maesya [Romance-spritual]
All Rights Reserved
#599
islami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kuterima Khitbahmu
  • Ms Careless and Mr Perfect (Tamat Di KBM dan Karyakarsa)
  • ILUSI dan MIMPI
  • My Teacher My Husband
  • SCRIPTSHIT (TAMAT)
  • The Stories (COMPLETED)
  • Gula Kapas
  • REVAN [SELESAI]

Selamat datang di cerita baru saya . Kisah ini bercerita tentang seorang anak kyai yang jatuh cinta kepada seorang santriwati dalam diamnya. Lama memendamnya sampai akhirnya ia memutuskan untuk mengkhitbah wanita pujaannya. Apakah santriwati itu akan mencintai ia juga? Langsung baca aja, semoga suka. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil juga. Udah ending, part masih lengkap *** "Baiklah karena Zahra sudah menerima lamaran ini, maka sebaiknya kita tentukan hari baik nya, lebih cepat akan lebih baik."ucap umi Zulaikha. "Mohon maaf sebelumnya, tapi bolehkah Zahra bertanya pada Abah yai?" "Tentu saja nak, apa yang ingin kamu tanyakan?" "Bolehkah bagi seorang calon mempelai wanita mengajukan syarat yang harus dijalankan oleh calon mempelai pria?" "Tentu saja boleh, memangnya syarat apa yang kamu ajukan?" "Zahra ingin mengajukan permintaan kepada mas Fahmi." "Permintaan?, Permintaan apa itu ?"tanya Fahmi " Zahra minta untuk mas Fahmi tidak melakukan poligami ketika kita sudah menikah nanti, dengan ijin atau tanpa ijin dari Zahra. Zahra tidak setegar para istri nabi, yang sanggup berbagi orang yang mereka cintai. hati Zahra tidak sekuat mereka, yang mampu menahan cemburu ketika melihat orang yang Zahra cintai bahagia bersama wanita lain. Karena jujur saja, Zahra tidak akan mau berbagi apalagi terbagi. dan apabila nantinya mas Fahmi berani melakukan poligami dan itu sudah terbukti, maka mas Fahmi juga harus berani menerima resikonya, yaitu mas Fahmi akan kehilangan Zahra . Apakah permintaan dari Zahra mampu mas Fahmi sanggupi?" Dilarang plagiat! Yang plagiat author doain bisulan🤭🤣

More details
WpActionLinkContent Guidelines